PSG Rugi Besar-besaran, Tagihan Gaji Menggila Usai Merekrut Banyak Pemain Top Termasuk Lionel Messi

Bola.com, Paris - PSG membukukan rekor kerugian 192 juta poundsterling untuk musim 2020/2021. Satu di antara penyebabnya ialah keputusan merekrut Lionel Messi.

Mereka kehilangan 31 juta poundsterling dari pendapatan tiket. Sementara pada saat yang sama beban gaji naik 21 persen menjadi 431 juta poundsterling.

Tagihan upah klub untuk musim ini melebihi total gabungan 14 dari 19 rival mereka di Ligue 1.

Angka-angka ini melesat setelah transfer musim panas 2021 di mana mereka banyak berinvestasi dalam skuad. Les Parisiens berhasil mengontrak Messi dan Sergio Ramos.

Kiper Gianluigi Donnarumma, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Euro 2020, juga tiba menyusul kepergiannya dari Milan sementara gelandang Belanda Georginio Wijnaldum bergabung sebagai pemain bebas transfer setelah ia meninggalkan Liverpool.

Mereka bergabung dengan bek sayap Achraf Hakimi dan Nuno Mendes untuk bergabung dengan jajaran skuad asuhan Mauricio Pochettino. Mitchel Bakker adalah satu-satunya pemain tim utama yang keluar dari PSG secara permanen selama jendela transfer musim itu.

Modal Besar, Tidak Maksimal

PSG gagal memenangkan gelar Ligue 1 pada kampanye 2020/21, ketika mereka disingkirkan oleh Lille.

PSG lalu menjuarai Ligue 1 musim berikutnya. Tetapi, para penggemar sangat kecewa sehingga mereka tidak ingin merayakan kesuksesan dengan para pemain.

Fans PSG kecewa tim gagal lagi di Liga Champions, padahal skuadnya bertabur bintang.

Tagihan Gaji Bengkak

Tagihan upah PSG dilaporkan mencapai 257 juta poundstetling. Messi berada di puncak daftar pemain bergaji tertinggi. Ia menghasilkan 35,1 juta poundsterling bersih per tahun.

Teman dekatnya dan mantan rekan setimnya di Barcelona, Neymar, 31,5 juta poundsterling, Kylian Mbappe melengkapi tiga besar dengan gaji fantastis, 21,4 juta poundsterling.

Sumber: Mirror

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel