PSI Pecat Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memecat anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi. Pemecatan dilakukan sejak Minggu 26 September 2021.

"Betul (Viani dipecat)," kata Juru Bicara DPP PSI Ariyo Bimo saat dihubungi, Senin (27/9/2021).

Ariyo tidak menjelaskan secara detail alasan pemecatan Viani. Dia mengatakan, Viani dinilai tidak sejalan dengan partai.

"Kalau secara umum intinya tidak sejalan dengan arahan partai. Tapi kalau keterangan yang pasti langsung ke ketua TPFnya saja," jelas dia.

Sementara itu, Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka menyatakan, saat ini pihaknya tengah fokus menghadapi sidang paripurna DPRD DKI Jakarta terkait hak interpelasi Formula E. Nantinya, kabar pemecatan akan disampaikan seusai sidang paripurna.

"Untuk informasi terkait pertanyaannya (pemecatan), akan kami sampaikan setelah proses interpelasi besok," ucap Isyana.

Beredar Surat Pemecatan

Giring 'Nidji' bersama sejumlah pengurus Partai Solidaritas Indonesia berswafoto ketika mendaftarkan PSI sebagai peserta pemilu 2019 ke KPU, Jakarta, Selasa (10/10). Para pengurus PSI membawa 150 kontainer berkas persyaratan. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Giring 'Nidji' bersama sejumlah pengurus Partai Solidaritas Indonesia berswafoto ketika mendaftarkan PSI sebagai peserta pemilu 2019 ke KPU, Jakarta, Selasa (10/10). Para pengurus PSI membawa 150 kontainer berkas persyaratan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, beredar surat pemecatan Viani Limardi yang ditandatangani Ketua Umum PSI Grace Natalie Louisa dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni pada 25 September 2021.

Beberapa waktu lalu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar menyatakan pihaknya telah memberikan teguran keras pada anggotanya Viani Limardi terkait cekcok dengan petugas saat terjaring razia ganjil-genap.

"Kami sudah menegur keras anggota kami Sis Viani, sekaligus memastikan bahwa ini tidak akan terulang kembali," kata Michael dalam keterangannya, Kamis 12 Agustus 2021.

PSI, menurut Michael menyampaikan permintaan maaf dan juga menyampaikan apresiasi pada para petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan.

"Petugas di lapangan sudah bekerja keras menegakkan aturan yang ditetapkan pemerintah. Kami berterima kasih kepada para petugas di lapangan," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel