Psikolog Olahraga: Muenchen, Lupakan Euforia Guardiola

Liputan6.com, Muenchen :  

Kehadiran Josep "Pep" Guardiola musim depan tak hanya disambut gembira, tapi juga kekhawatiran. Musim ini, Muenchen memang melakukan start yang sempurna sama seperti musim lalu. Tapi ada kekhawatiran kehadiran Guardiola membuat pemain tidak fokus dan gelar juara Bundesliga meleset lagi seperti musim lalu. Ini terjadi musim lalu saat Muenchen memasuki paruh kedua musim.

Tak hanya Bundesliga, Muenchen juga kehilangan DFB Pokal serta gelar juara Liga Champions. Karena itu, Juup Heycnkes sudah meminta pasukannya untuk melupakan dulu kehadiran Guardiola tersebut. Menurut psikolog olahraga, Dr Rhonda Cohen apa yang dilakukan Heycnkes di enam minggu krusial ke depan sudah tepat.

"Angin perubahan selalu sulit. Itu memaksa klub untuk tidak tenang dan beradaptasi ulang. Ketika gaya pelatih sama, adaptasi akan mudah. Tapi kalau gayanya berbeda, itu bakal membutuhkan lebih banyak waktu," katanya. "Sebuah tim bukan sekadar pelatih saja. Ini elemen yang saling berkaitan antar seluruh kru yang ada di tim itu."

Kehadiran Guardiola juga dikhawatirkan bisa merombak total gaya permainan yang dibangun Heycnkes. Tapi Cohen menilai, pemain tak perlu takut jika mampu merespon itu dengan cara yang wajar. Arjen Robben dan Mario Gomez yang mungkin gamang dengan gaya Guardiola. "Hal terbaik bukan melawan perubahan, itu menguras energi. Pemain bisa memanfaatkan skill yang ada sekarang dan disesuaikan dengan strategi baru," pungkas Cohen. (Goal)