PSIS Banyak Memetik Pelajaran Selama Tampil di Piala Menpora

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Harapan PSIS Semarang untuk melanjutkan kiprah di Piala Menpora 2021 harus berakhir di perempat final. PSM Makassar menjadi tim yang sukses menjegal langkah tim berjulukan Mahesa Jenar itu.

Hari Nur Yulianto dkk. tersingkir dari Piala Menpora 2021 lewat drama adu penalti di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (9/4/2021). Setelah bermain imbang tanpa gol dalam 90 menit pertandingan, PSIS Semarang akhirnya kalah 2-4 dalam sesi tos-tosan.

Namun, tidak tampak kekecewaan yang terlalu dalam dirasakan oleh PSIS setelah tersingkir dari Piala Menpora, termasuk pelatih kepala, Dragan Djukanovic. Menurutnya, tim asuhannya justru mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah disingkirkan PSM.

Menurutnya, penampilan PSIS selama mengarungi empat pertandingan di turnamen pramusim itu sudah cukup baik. PSIS memang cukup superior di fase grup, dengan catatan mengemas sembilan gol.

PSIS menjadi tim paling produktif untuk urusan mencetak gol ke gawang lawan. Namun, itu tidak menjamin mereka bisa melaju jauh di Piala Menpora 2021.

"Laga yang berbeda dengan tensi ketika masih di penyisihan. PSM bertahan kuat, lebih banyak duel fisik ketimbang adu taktik. Ada beberapa hal yang masuk evaluasi kami untuk ke depannya," ujar Dragan Djukanovic setelah pertandingan.

"Kami harus mengandalkan pemain muda, hal yang biasa jika mereka mendapatkan tekanan. Saya sudah menyampaikan kepada mereka untuk tampil lepas dan wajar harus beradaptasi dengan tekanan itu," ujar pelatih PSIS Semarang itu.

Menanti Arahan Manajemen

PSIS mendapat giliran untuk melakukan tendangan penalti terlebih dahulu. Dua penendang pertama, yakni Pratama Arhan dan Hari Nur Yulianto, gagal membobol gawang Hilman Syah. Sisanya, Alfeandra Deweangga dan Fredyan Wahyu mampu menunaikan tugasnya. (Foto: Bola.com/Arief Bagus)
PSIS mendapat giliran untuk melakukan tendangan penalti terlebih dahulu. Dua penendang pertama, yakni Pratama Arhan dan Hari Nur Yulianto, gagal membobol gawang Hilman Syah. Sisanya, Alfeandra Deweangga dan Fredyan Wahyu mampu menunaikan tugasnya. (Foto: Bola.com/Arief Bagus)

Pencapaian PSIS Semarang di Piala Menpora sebenarnya tidak terlalu buruk. Bahkan melebihi harapan, tentunya kalau melihat masa persiapan yang begitu mepet.

Kemudian materi pemain PSIS yang sama sekali tidak melibatkan pemain asing. Dengan murni mengandalkan 100 persen pemain lokal dan sebagian adalah tenaga muda, nyatanya tim kebanggaan Panser Biru dan Snex tersebut mampu bicara banyak.

Selanjutnya Dragan Djukanovic menyerahkan wewenang kepada manajemen klub, terkait kelanjutan timnya saat ini. Termasuk melakukan persiapan menghadapi kompetisi resmi berkaca dari hasil penampilan di Piala Menpora.

"Saya belum memastikan, karena pemain akan bernegosiasi lagi dengan manajemen. Yang jelas secara umum tim ini potensial dan bisa bersaing di musim 2021 nanti," tegas mantan nahkoda tim Borneo FC itu.

Video