PSIS Gagal Bersinar di Awal Musim BRI Liga 1: Problem Bukan Hanya Soal Pelatih

Bola.com, Jakarta - PSIS Semarang tampil kurang menggigit di awal musim BRI Liga 1 2022/2023. PSIS kini ada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin.

Penampilan Mahesa Jenar itu cukup mengejutkan bagi sebagian pihak. Apalagi mereka sangat aktif di bursa transfer bahkan, jauh ketika kepastian kapan kick-off BRI Liga 1 2022/2023 sudah ada.

Tak lama setelah BRI Liga 1 2021/2022, PSIS langsung bergerak cepat. Taisei Marukawa dan Carlos Fortes direkrut PSIS saat itu.

Pemain asing lain, Alie Sesay menyusul kemudian. Para pemain lokal seperti Oktafianus Fernando, Delfin Rumbino, Guntur Triaji, dan beberapa pemain lain berhasil diamankan oleh PSIS.

Rekrutan itu cukup meyakinkan. Terutama para pemain asing yang punya reputasi mentereng di BRI Liga 1 2022/2023.

Pemain Dulu Pelatih Kemudian

Papan skor kembali berubah pada menit ke-31. Rachmat Hidayat (tengah) berhasil mencetak gol kedua untuk PSIS Semarang. Ia berhasil memanfaatkan umpan dari Hari Nur Yulianto yang melakukan penetrasi di dalam kotak penalti. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Papan skor kembali berubah pada menit ke-31. Rachmat Hidayat (tengah) berhasil mencetak gol kedua untuk PSIS Semarang. Ia berhasil memanfaatkan umpan dari Hari Nur Yulianto yang melakukan penetrasi di dalam kotak penalti. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Namun, keputusan manajemen PSIS Semarang ini cukup banyak dipertanyakan. Sebab, saat itu mereka merekrut pemain tanpa adanya pelatih kepala.

Jadi pemain yang datang bisa saja tidak sesuai dengan kebutuhan permainan yang diusung pelatih kepala PSIS. Saat itu, PSIS masih dipimpin asisten pelatih Achmad Resal.

Bahkan, hingga laga awal fase grup Piala Presiden 2022, Resal masih memimpin skuad Mahesa Jenar. Kemudian hadir sosok Sergio Alexandre yang ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIS.

Alexandre menyingkirkan nama-nama lain yang sempat dikaitkan dengan PSIS. Termasuk eks pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster.

Pelatih Tak Bisa Disalahkan

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre yang baru menangangi Persiraja di putaran kedua pada awal Januari 2022 belum mampu berbuat banyak. Ia hanya mencatat satu kali kemenangan, menyamai catatan pelatih sebelumnya Hendri Susilo. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre yang baru menangangi Persiraja di putaran kedua pada awal Januari 2022 belum mampu berbuat banyak. Ia hanya mencatat satu kali kemenangan, menyamai catatan pelatih sebelumnya Hendri Susilo. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Polesan Alexandre di PSIS Semarang cukup lumayan. Eks pelatih Persiraja Banda Aceh ini berhasil membawa PSIS melaju ke semifinal Piala Presiden 2022.

Saat itu, Mahesa Jenar juga tampil atraktif. PSIS menjadi tim paling banyak mencetak gol di babak grup dengan 16 gol.

Namun, cedera hamstring yang dialami Carlos Fortes di leg pertama semifinal Piala Presiden 2022 mengubah segalanya. Cederanya Fortes seakan mengurangi kekuatan PSIS di lini depan.

Fortes pun masih absen saat ini. Ia bahkan harus menjalani sesi pemulihan cedera di Portugal, tepatnya di fasilitas kesehatan milik klub besar di negara tersebut, Benfica.

Absennya Fortes mempengaruhi ketajaman PSIS. Dari delapan laga di BRI Liga 1 2022/2023, Mahesa Jenar baru mencetak delapan gol.

Alexandre pun pada akhirnya harus dipecat dari kursi pelatih PSIS. Namun, pelatih asal Brasil itu tak bisa disalahkan. Ia datang ke PSIS dengan kondisi tim yang sudah lengkap.

Gonjang-Ganjing di Manajemen

Pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre (Dok. PSIS Semarang)
Pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre (Dok. PSIS Semarang)

Beberapa pekan sebelum BRI Liga 1 2022/2023 dimulai, manajemen PSIS Semarang sempat dilanda gonjang-ganjing. Komisaris PSIS Semarang, Junianto tak lagi ada di dalam lingkaran manajemen.

Sosok yang akrab disapa Anto ini pun hanya memantau PSIS dari luar. Ia menugaskan sosok khusus untuk menjadi wakilnya di tubuh manajemen PSIS.

Meski tidak berpengaruh kepada pembayaran gaji para pemain, pelatih, dan staf PSIS, keluarnya Junianto dari lingkaran dalam manajemen ini bisa jadi ikut mempengaruhi penampilan biasa saja PSIS di awal musim ini.

Posisi PSIS Semarang Saat Ini