PSM Makassar Lega Bisa Lewati Grup Neraka Piala Menpora

Luzman Rifqi Karami, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVAPSM Makassar memastikan tiket ke babak 8 besar Piala Menpora. Hal ini dipastikan usai Juku Eja bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC dalam laga pamungkas Grup B di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 31 Maret 2021.

Pemain PSM, Hasyim Kipuw bersyukur timnya mampu lolos ke fase 8 besar meski mereka berada di grup neraka. Di grup B memang dihuni tim-tim kuat seperti, Bhayangkara Solo FC, Persija Jakarta, dan Borneo FC.

"Allhamdulilah kami sudah melewatkan fase yang begitu berat. Banyak yang bilang ini grup yang begitu berat, dari semua grup. Allhamdulilah kita lolos ke 8 besar," kata Hasyim.

Hasyim mengatakan, di pertandingan melawan Borneo FC mereka bermain lengah. Dalam kondisi unggul, pemain PSM justru kehilangan fokus, komunikasi tidak berjalan bagus. Dan sialnya konsentrasi pemain berkurang yang membuat mereka kemasukan 2 gol dan bermain imbang hingga pertandingan selesai.

"Pertandingan tadi memang kami banyak kehilangan fokus, komunikasi tadi berkurang, konsentrasi juga berkurang. Akhirnya kebobolan di akhir pertandingan," ujar Hasyim.

Hasyim mengatakan, penyebab mental pemain PSM jatuh adalah gol pertama Borneo FC yang dicetak dari titik putih. Mereka menganggap hal itu bukanlah penalti. Setelah gol pertama Borneo FC terjadi, pemain mulai ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

"Gol pertama dari Borneo membuat pemain down dan membuat kita bermain dengan beban. Pemain lebih berhati-hati memegang bola dan juga ragu-ragu mengambil bola. Hal kecil inilah yang membuat kita tidak jalan, itu pasti akan diperbaiki pelatih semoga PSM lebih baik lagi," tutur Hasyim.

Hasyim berharap, setelah dinyatakan lolos ke 8 besar Piala Menpora. Tim pelatih dan pemain memperbaiki kekurangan yang ada. Hasyim berharap PSM mampu berbicara banyak di 8 besar hingga lolos ke fase berikutnya.

"Ke depan pasti pelatih kepala banyak bahan evaluasi. Semoga PSM masih bisa berbicara di fase 8 besar," kata Hasyim.

PSM lolos ke 8 besar sebagai runner up Grup B dengan 5 poin dari 3 pertandingan. Persija Jakarta keluar sebagai juara grup dengan 6 poin.

Di perempatfinal, PSM berhadapan dengan PSIS Semarang. Sedangkan Persija ditantang Barito Putera.