PSS Dikepung 4 Klub Jatim di Piala Menpora 2021, Dejan Antonic Tidak Gentar

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Sleman - PSS Sleman bakal bersaing di Grup C Piala Menpora 2021 yang bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. PSS akan berjuang menghadapi empat tim yang semua berasal dari Jawa Timur.

Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Persik Kediri, dan Madura United adalah lawan-lawan yang harus dihadapi tim Elang Jawa di fase grup Piala Menpora.

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic memberikan komentar mengenai hasil pembagian grup timnya di Piala Menpora, yang membuat PSS akan bertarung di Bandung.

"Main di mana saja tidak ada perbedaan. Semua tim main di tempat netral. Tidak ada tim yang mudah dihadapi di grup kami," terang pelatih asal Serbia tersebut, Kamis (11/3/2021).

"Tantangan besar, banyak rotasi nanti, kesempatan bermain, banyak pemain muda, dengan bekerja keras semua akan mendapatkan hasilnya," beber mantan pelatih Pelita Bandung Raya.

PSS Sleman saat ini dalam proses mengumpulkan seluruh pemainnya di Bandung. Mayoritas skuat dari musim lalu dipertahankan, plus beberapa pemain baru seperti Nicolas Velez dan Mario Maslac.

Tidak Gentar

Pelatih baru PSS Sleman untuk Shopee Liga 1 2020, Dejan Antonic. (Vincentius Atmaja/Bola.com)
Pelatih baru PSS Sleman untuk Shopee Liga 1 2020, Dejan Antonic. (Vincentius Atmaja/Bola.com)

Dejan Antonic menambahkan tim Elang Jawa merasa tidak perlu gentar sedikitpun menghadapi calon lawan-lawannya. Persebaya, Persik, Persela, maupun Madura United tetap dapat diatasi.

Dengan catatan tentunya, bahwa PSS Sleman wajib berkonsentrasi penuh selama pertandingan. Sementara itu, Bagus Nirwanto dkk. diminta menunjukkan daya juang dan kemampuan terbaiknya.

"Tidak ada tim yang perlu ditakuti, PSS harus berbeda dengan tim yang lain. Pentingnya semua harus percaya diri, lawan siapapun kita tidak perlu gentar. Tidak ada alasan kami harus takut atau minder dari tim lain. Harus selalu fight dalam setiap pertandingan," tegasnya.

Dejan Antonic masih berada di Hongkong sejak kompetisi Liga Indonesia ditangguhkan akibat pandemi COVID-19 tahun 2020. Saat ini dirinya masih menunggu proses kepulangan ke Indonesia dan bekerja untuk PSS.

Video