PSS Sleman Butuh Amusisi Anyar demi Mentas dari Papan Bawah BRI Liga 1

Bola.com, Sleman - PSS Sleman mengakhiri putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023 dengan hasil mengecewakan. Klub berjulukan Super Elang Jawa itu terjerembab di papan bawah klasemen sementara BRI Liga 1, tepatnya di posisi 15 dengan 16 poin dari 16 laga.

Kiprah PSS Sleman dalam sepanjang putaran pertama BRI Liga 1 memang masih jauh dari yang diharapkan pendukung setia mereka, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS). Bisa dibilang performa Elang Jawa masih angin-anginan.

Dari 16 laga yang sudah dimainkan, klub berlogo candi itu hanya mampu meraih empat kemenangan, empat hasil imbang, dan sisanya berakhir kekalahan.

Hal itu tentu menjadi catatan besar untuk segera dibenahi. Manajer PSS Sleman, Dewanto Rahadmoyo, sadar betul kondisi timnya.

"Putaran pertama performa memang belum sesuai yang diharapkan, yaitu berada di posisi ke-15 di klasemen sementara. Tentu bukan hasil yang bagus," ujar Dewanto kepada Bola.com, Jumat (30/12/2022).

Faktor Teknis

PSS Sleman Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
PSS Sleman Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Selepas pekan ke-17 BRI Liga 1, kompetisi elite sepak bola Indonesia itu diliburkan sementara waktu. Rencananya putaran kedua bakal kembali bergulir pada 14 Januari 2023.

Jeda waktu tersebut bakal dimanfaatkan tim pelatih PSS Sleman untuk mengevaluasi tim secara menyeluruh, termasuk mendatangkan sejumlah amunisi anyar.

"Kalau dari kami manajemen, yang utama teknis mungkin ada beberapa tambahan pemain tentunya," kata Dewanto Rahadmoyo.

"Kemudian dari sisi hal lain pasti akan kami tingkatkan lagi. Dari tim sendiri apa kekurangannya, tapi paling utama teknis," sambungnya.

 

Gerak Cepat Datangkan Amunisi Anyar

Manajer baru PSS Sleman untuk mengarungi persaingan di BRI Liga 1 2022/2023, Dewanto Rahadmoyo. (dok. PSS)
Manajer baru PSS Sleman untuk mengarungi persaingan di BRI Liga 1 2022/2023, Dewanto Rahadmoyo. (dok. PSS)

Lebih jauh, Dewanto Rahadmoyo membeberkan pihaknya tancap gas mempersiapkan tim untuk putaran kedua nanti. Selain melepas pemain, PSS Sleman juga tengah berburu tanda tangan sejumlah pemain anyar.

"Pembicaraan dengan tim pelatih yang akan didatangkan atau dilepas tentu sentu sudah ada. Tetapi kan belum bisa kami sampaikan, nanti pas oke semua kami sampaikan," bebernya.

Sementara ketika ditanya berapa persentase pemain yang bakal dilepas di jendela transfer Januari mendatang, Dewanto belum bisa memastikan.

"Berapa persen kalau itu agak susah dijawab. Sudah kami hitung persentasenya. Berapa ya? Belum tahu, nanti saja," jelas Dewanto Rahadmoyo.

"Kalau soal siapa yang in dan out pasti sudah ada. Setiap selesai pertandingan evaluasi selalu ada kok. Apalagi jelang putaran kedua ini, tentunya ada," lanjutnya.

Sejauh ini, sejumlah nama dirumorkan jadi incaran Super Elang Jawa, antara lain eks PSIS Semarang, Rachmad Hidayat.

Kemudian adapula Rafael Conrado (Qala Saints FC), Evan Dimas (Arema FC), Ricky Cawor (Persija Jakarta), Ezechiel Ndouassel, Deyvison Fernandes (Lampang FC), hingga Jeremy Menez (Reggina 1914).

 

Berharap Tembus 10 Besar

Liga 1 - Ilustrasi Logo PSS Sleman BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo PSS Sleman BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Yang pasti, Dewanto Rahadmoyo berharap PSS Sleman bangkit di putaran kedua BRI Liga 1, bisa meraih poin penuh di tiap laga yang dijalani.

Terlebih, kata Dewanto, kontestan tim lain juga pastinya melakukan pembenahan skuad. Sehingga, menurutnya peta persaingan juga akan makin ketat.

"Putaran kedua kami harus lebih baik dan tetap positif. Maksudnya berusaha supaya lepas dari zona bawah," tuturnya.

"Ya tentunya segala cara akan kami upayakan, termasuk membangun tim lebih baik lagi, banyak hal. Kami optimistis bisa masuk 10 besar, harus. Semoga bisa melewati semuanya," harap dia.

Persaingan di BRI Liga 1 saat Ini