PSS Sleman Depak Seto Nurdiyantoro, Suporter Gaungkan #BCSMELAWAN di Media Sosial

Bola.com, Jakarta - PSS Sleman tidak memperpanjang kontrak pelatih Seto Nurdiyantoro untuk Liga 1 2020. Manajemen PSSI mengatakan negosiasi yang buntu menjadi penyebab tak melanjutkan kerja sama tersebut.

Manajemen PSS kemudian menunjuk Eduardo Perez Moran sebagai nahkoda baru Super Elang Jawa. Eduardo merupakan mantan asisten Luis Milla saat menukangi Timnas Indonesia U-22 untuk Sea Games 2017 dan Asian Games 2018.

CEO PSS Sleman, Fatih Chabanto, mengatakan penunjukan Eduardo Perez telah melalui berbagai pertimbangan.

"Coach Eduardo sudah resmi menjadi pelatih kepala PSS. Beliau ditarget membawa PSS masuk lima besar. Memang tidak mudah, tapi kami akan berusaha," kata Fatih Chabanto saat perkenalan pelatih di Rich Hotel, Sleman, Rabu (15/1/2020).

"Tentu dengan berat hati manajemen tidak bisa melanjutkan kerja sama coach Seto," imbuhnya.

Manajemen PSS juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik sepak bola Sleman, lantaran tidak memperpanjang kontrak dengan Seto dan memilih figur lain.

Keputusan ini mendapat reaksi dari kalangan supoter. Satu di antara kelompok suporter PSS, Brigata Curva Sud, sampai membuat tagar #BCSMELAWAN di media sosial Twitter.

Tagar tersebut masih menjadi trending topic di Indonesia, hingga Kamis (16/1/2020) pukul 13.00 WIB. Selain itu BCS akan mengadakan forum besar menyikapi masalah tersebut.

Berikut Bola.com merangkum beberapa cuitan dengan #BCSMELAWAN menyikapi keputusan manajemen PSS Sleman.

1. Jungkir Balik Tanpa Timbal Balik

2. Jangan Kasih Kendor

3. Sleman Dalam Situasi Darurat Sepak Bola

3. Hanya Ada Satu Kata, Lawan!

4. Kami akan Berjuang

5. Kita Tabrak Semua

6. Saatnya bagi Kita Bergerak

7. Bisa Dibayangkan

8. Kami Percaya terhadap Coach Seto

9. Pewaris Tunggal Klub adalah Suporter

10. Manajemen Kapan Sembuh

11. Duka Cita Mendalam

12. Semoga PSS Cepat Sembuh

13. Demi PSS yang Lebih Baik

14. Terima Kasih Coach Seto