PSS Sleman di Piala Menpora dan Aksi Protes Wasit Lawan Persib

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAPSS Sleman menempati urutan ketiga Piala Menpora 2021. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu malam WIB 24 April 2021 melawan PSM Makassar, mereka menang 2-1.

Tidak mudah bagi PSS untuk memetik kemenangan pada pertandingan ini. Mereka memang unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Irfan Jaya di babak pertama, tapi tidak lama setelah itu harus bermain dengan 10 orang.

Bek PSS, Fandry Imbiri diganjar kartu merah oleh wasit. Dikatakan pelatih PSS, Dejan Antonic, sejak saat itu timnya benar-benar harus berjuang keras.

"Pertandingan hari ini merupakan pertandingan yang sulit, yang sangat sulit. Setelah 1-0, kami mendapatkan kartu merah, saya pikir Fandry juga membuat kesalahan," kata Dejan dalam konferensi pers usai pertandingan.

Akhirnya PSS memilih untuk lebih bertahan untuk menanti serangan balik. Mereka sempat punya dikejutkan dengan gol penyama kedudukan dari PSM pada menit 58.

Beruntung selang tujuh menit kemudian pemain PSS, Irkham Mila mampu mencetak gol dan keunggulannya bertahan hingga laga berakhir.

"Kami menunggu untuk serangan balik. Saya merasa pantas untuk berada di posisi ini, karena dalam banyak pertandingan kami bermain bagus," tutur Dejan.

Menarik melihat perjalanan PSS di Piala Menpora. Karena pada pertandingan sebelumnya mereka menolak datang ke konferensi pers usai pertandingan.

Dalam leg kedua semifinal melawan Persib Bandung, Dejan merasa anak buahnya mendapat perlakuan tak adil dari wasit. Akhirnya mereka memilih beraksi tidak menghadiri konferensi pers.

"Seperti yang bisa dilihat saya tidak hadir dalam konferensi pers itu sebagai bentuk protes tim saya dan kami akan berusaha main lebih bagus lagi," ujar Dejan.

"Saya sangat bahagia dengan hasil ini. Kami bisa kembali ke rumah dan kami bisa senang. Saya sampaikan terima kasih kepada pemain, pelatih, manajemen, suporter PSS di mana pun," imbuhnya.