PSSI berharap empat pemain naturalisasi dapat perkuat timnas 2022

·Bacaan 2 menit

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan pihaknya berharap empat pemain yang kini masih dalam proses naturalisasi dapat memperkuat tim nasional Indonesia mulai 2022.

"Timnas Indonesia akan menghadapi sembilan 'FIFA match day' (pertandingan persahabatan FIFA) pada tahun 2022. Kemudian ada pula Piala AFF akhir tahun, sekitar Desember 2022. Jadi, PSSI berharap mereka bisa menjadi pemain timnas tahun ini," ujar Yunus di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu.

Adapun keempat pemain yang dimaksud adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen.

Hingga saat ini, Yunus melanjutkan, proses naturalisasi mereka berjalan lancar. Pengumpulan kelengkapan administrasi sebagai syarat awal naturalisasi sudah memperlihatkan perkembangan.

"Keempat pemain itu sudah bersedia. PSSI dan agen mereka terus berkomunikasi dan semua berlangsung dengan baik. Mudah-mudahan mereka secepatnya datang ke Indonesia walau kami menyadari mereka masih memperkuat timnya masing-masing," kata pria asal Gorontalo itu.

Baca juga: PSSI: laga persahabatan FIFA persiapan menuju Piala AFF U-23
Baca juga: PSSI: laga timnas kontra Bangladesh terkendala regulasi COVID-19

Kebijakan menaturalisasi Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen merupakan permintaan langsung pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong.

Andai semua proses tuntas dan menjadi WNI, mereka dapat langsung memperkuat skuad "Garuda" karena memiliki garis keturunan Indonesia dan belum pernah memperkuat timnas senior di negaranya saat ini.

Sandi Walsh (26 tahun) berposisi sebagai bek kanan dan berkewarganegaraan Belanda. Sekarang dia memperkuat klub Liga Belgia KV Mechelen.

Lalu Jordi Amat (29 tahun), bek tengah klub Liga Belgia KAS Eupen dan saat ini memegang paspor Spanyol.

Mees Hilgers merupakan bek tengah berumur 20 tahun yang berkarier di klub Twente FC di Liga Belanda. Dia berstatus sebagai warga negara Belanda.

Warga Belanda lain, Ragnar Oratmangoen, yaitu pemain sayap klub Go Ahead Eagles di Liga Belanda, yang baru berusia 23 tahun.

Proses naturalisasi keempat nama tersebut dipimpin oleh anggota Komite Eksekutif PSSI Hasani Abdulgani.

Baca juga: PSSI pastikan timnas lawan Bangladesh pada laga persahabatan FIFA
Baca juga: Shin pastikan laga persahabatan FIFA tanpa pemain klub luar negeri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel