PSSI Beri Syarat untuk Sandy Walsh Kalau Mau Dinaturalisasi

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan pihaknya selalu membuka pintu untuk pemain berdarah Indonesia yang ingin dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia. Namun, ada beberapa syarat yang harus diikuti pemain tersebut.

Belakangan ini isu naturalisasi kembali mencuat ke permukaan. Dua nama yang digadang pecinta sepakbola nasional adalah Sandy Walsh dan Kevin Diks.

Ada berbagai alasan dua permain tersebut layak dinaturalisasi. Sandy Walsh saat ini bermain untuk KV Mechelen di Liga Belgia. Dia tercatat pernah dipanggil Timnas Belanda U-15, U-16, U-17, U-18, U-19, dan U-20 namun belum pernah masuk skuad senior.

Sementara Kevin Diks kini bermain untuk tim Denmark, Aarhus sebagai pinjaman dari Fiorentina. Dia pernah berkostum Timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21.

Yunus mengatakan catatan itu saja belum cukup. Sandy dan Kevin Diks harus bersedia diseleksi dan mampu memukau manajer pelatih Shin Tae-yong.

"Belum ada rencana. Kami masih proses komunikasi saja dengan mereka. Semua akan dilihat oleh tim pelatih." kata Yunus.

"Siapa pun mereka yang masuk radar tim, harus tatap muka dan latihan langsung. Shin Tae-yong harus melihat langsung. Baru nanti PSSI yang akan memproses," sambungnya.

Naturalisasi memang sering dilakukan PSSI dalam beberapa tahun terakhir. Segudang pemain telah disumpah setia untuk Indonesia dan membela skuad Garuda.

Misalnya Cristian Gonzales, Stefano Lilipaly, Raphael Maitimo, Diego Michiels, Ezra Walian, Otávio Dutra, Sílvio Escobar, Beto Gonçalves, Victor Igbonefo, OK John, Greg Nwokolo, Guy Junior Ondoua, Bio Paulin, Osas Saha hingga yang terbaru Marck Klok.

Namun, meskipun telah banyak menaturalisasi pemain, prestasi Timnas Indonesia tak kunjung meningkat. Paling banter menjadi runner up di Piala AFF.