PSSI minta Asprov Jatim jaga stabilisasi dan kondusivitas sepak bola

Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat meminta Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur menjaga stabilisasi dan kondusivitas persepakbolaan karena sangat berpengaruh di tingkat nasional.

"Apapun yang terjadi di sini (Jatim) menjadi barometer dan indikator nasional. Di sini berprestasi maka nasionalnya baik, lalu kalau jelek maka di nasional juga jadi ukuran," ujar Anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro di sela membuka Kongres Biasa PSSI Jatim 2022 di Surabaya, Rabu.

Ia berharap kepada seluruh asosiasi kota/kabupaten se-Jatim fokus dan memeras otak membantu PSSI meraih prestasi terbaik, terutama memikirkan raihan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

Baca juga: Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 digelar di Jawa Timur

"Kalau PON juara umum, tapi sepak bolanya tidak emas maka sama seperti sayur tanpa garam. Apalagi sudah tiga kali PON atau hattrcik, Jatim gagal di sepak bola. Semoga PON berikutnya sukses bawa pulang emas," ucapnya.

Selain itu, Haruna juga berpesan konsolidasi organisasi yang sudah baik di Jatim mampu membawa prestasi, dan kongres menghasilkan ide-ide serta keputusan terbaik.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh berpesan kepada seluruh pengurus tingkat provisi, askab/askot PSSI dan siapapun yang terlibat di dunia sepak bola untuk mengedepankan integritas serta memiliki rasa menghargai terhadap diri sendiri.

"Kita harus menjunjung tinggi itu semua. Mengurus sepak bola jangan sampai tidak berintegritas," katanya.

Terkait kongres, Riyadh menyampaikan program kerja setahun lalu tentang apa kegiatan yang sudah terlaksana, laporan keuangan dan pengesahan.

Baca juga: Shin: Timnas U-19 butuh pemain di lima posisi untuk Piala Dunia U-20

Selain itu, pada kongres juga dibahas program kerja kompetisi, baik kelompok umur hingga Liga 3 asprov yang memerlukan penambahan kuota atau tidaknya.

"Termasuk membahas sepak bola putri, kelompok umur 12 tahun, 14 tahun, 17 tahun, hingga Piala Soeratin akan disahkan di kongres. Itu ikut agendanya PSSI," tutur pria yang juga pengacara tersebut.

Di tempat sama, Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengucapkan selamat dan mengapresiasi Asprov PSSI Jatim yang menggelar kongres.

"Kami berterima kasih kepada PSSI karena di PON mampu dapat medali perunggu. Semoga juga pada kongres kali ini mendapat hasil sesuai harapan," katanya.

Baca juga: Timnas U-19 mungkin berlatih di Belanda
Baca juga: PSSI minta semua negara peserta Piala AFF U-16 ikuti aturan Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel