PSSI Minta Maaf, Persipura Temani Bali United di Piala AFC 2021

Yudhi Maulana
·Bacaan 2 menit

VIVAPSSI mengakui blunder yang dilakukan terkait wakil Indonesia yang berlaga di Piala AFC 2021. Mereka meminta maaf kepada Persipura Jayapura melalui email yang dikirimkan ke klub dengan julukan Mutiara Hitam tersebut.

Ketua Umum Persipura Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan soal permintaan maaf PSSI. Dia mengungkapkan telah menerima email dari PSSI yang menyebut bahwa Persipura bakal menememani Bali United untuk slot AFC 2021.

Dalam email itu juga terselip PSSI yang meminta maaf dan berupaya tidak akan kembali terjadi di kemudian hari.

“Kemarin kami sudah menerima email dari PSSI, disampaikan bahwa mereka mengusulkan Bali United dan Persipura Jayapura untuk slot AFC 2021, PSSI juga sudah meminta maaf atas kesalahan usulan sebelumnya, dan saya selaku Ketua Umum Persipura Jayapura, menerima permintaan maaf PSSI, semoga hal-hal seperti itu tidak terulang kembali ,” ujar Ketua Umum Persipura Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dalam release kepada media di Jayapura, Minggu,(20/12/2020).

Lebih lanjut, kini persoalan dihadapi oleh Persipura setelah penunjukkan untuk berlaga di Piala AFC 2021. Yaitu soal deadline administrasi yang diperlukan. Mereka hanya diberikan waktu 1 hari.

“Ini waktunya sangat mepet sekali, seandainya hasil rapat Exco tanggal 16 Desember itu sesuai manual AFC pasti waktunya lebih banyak untuk kami persiapkan segala sesuatunya, ini cukup membuat kami kerepotan, kami langsung rapat internal, dan saya perintahkan Manajer untuk kerja ekstra dalam 1 hari untuk berusaha siapkan semua persyaratan yang diminta, ini berkat dari Tuhan, pasti ada jalan dan tuntunan-Nya,"ujar BTM.

Untuk diketahui, Komite Eksekutif (Exco) pada Rabu 16 Desember 2020 kemarin awalnya menunjuk Bali United dan Persija Jakarta tampil di Piala AFC 2021. Hal itu menimbulkan polemik karena penunjukkan Macan Kemayoran tidak sesuai dalam Entry Manual AFC Club Competition 2021.

Jika mengacu pada Entry Manual, prioritas pertama perwakilan ke Piala AFC adalah tim dengan peringkat teratas (juara) di klasemen akhir kompetisi domestik (liga). Lalu prioritas kedua untuk klub yang juara Piala Domestik (Piala Liga). Piala Liga di Indonesia digelar dengan nama Piala Indonesia.

Prioritas ketiga adalah runner-up kompetisi domestik. Prioritas keempat adalah peringkat ketiga kompetisi domestik dan seterusnya.

Untuk kategori kompetisi domestik (liga) telah diwakili Bali United. Masalah muncul di juara Piala Domestik (Piala Liga). Seharusnya jatah itu menjadi milik PSM Makassar yang menjuarai Piala Indonesia.

Namun, PSM tak lolos verifikasi lisensi AFC sehingga jatah mereka ke Piala AFC hangus dan dilimpahkan ke klub lain. Nah, harusnya ini jatuh kepada Persipura Jayapura.

Usulan PSSI menunjuk Pesija, sudah jelas menyalahkan Entry Manual for AFC Club Competition. AFC pun menolak usulan tersebut.