PSSI Pastikan Shin Tae-yong tak Jadi Komentator di Olimpiade 2020

·Bacaan 2 menit

VIVAPSSI memastikan rumor pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menjadi komentator di Olimpiade 2020 tidak benar.

Sekretaris jendral PSSI, Yunus Nusi mengatakan, Shin Tae-yong telah mengklarifikasi dan membantah isu liar itu.

Kabar Shin Tae-yong menjadi komentator Olimpiade pertama kali berasal dari pemberitaan News Joins.

Media Korea itu menyebut Shin Tae-yong menjadi 1 dari total 11 ekspert yang ditugasi menganalisis kiprah Tim Olimpiade Korea di Olimpiade Tokyo, di media tersebut.

Namun, hal itu disalahartikan oleh media Tanah Air bahwa ia ditugasi menjadi komentator.

Jika mengaju pada versi terjemahan pemberitaan News Join, Shin Tae-yong memang disebut menjadi komentator Timnas Korea di Olimpiade Tokyo 2020.

Tatapi, maksud yang sesungguhnya, pelatih 52 tahun itu bukan tampil di televisi, melainkan memberikan analisis lewat tulisan.

"Itu salah, saya menulis pandangan sebagai penonton bukan menjadi komentator. Jadi saya sudah menjelaskan hal ini ke PSSI dan meminta pengertian mereka," klarifikasi Shin Tae-yong, dikutip dari Hankook Ilbo.

Menanggapi hal itu, PSSI pun memastikan rumor ini sudah selesai. Yunus Nusi menyebut, selama berada di Korea Selatan, pihaknya dan Shin Tae-yong selalu berkomunikasi untuk membahas hal-hal yang perlu disampaikan.

Pada pertemuan virtual itu, sang pelatih juga telah mengklarifkasi langsung pada ke PSSI.

"Kami komunikasi mingguan virtual dengan Shin Tae-yong, jadi kalau ada hal-hal yang perlu disampaikan dan dikomunikasikan kami lakukan di meeting itu," kata Yunus Nusi kepada VIVA, Kamis 29 Juli 2021.

"Tentang komentator yang diberitakan di media, Shin Tae-yong sudah melakukan klarifikasi ke PSSI bahwa itu tidak ada. Jadi semua sudah clear," sambungnya.

Lebih lanjut, Yunus berharap agar isu-isu liar seperti itu tak lagi terjadi karena akan mengganggu fokus Shin Tae-yong, PSSI dan Timnas Indonesia.

"Ada dua pemberitaan yang tidak bernar. Pertama pernyataan Shin Tae-yong sehat di Korea Selatan. kemudian sebagai komentator,” ucap Yunus.

“Dua-duanya diklarifikasi bahwa berita itu tidak benar. Harapannya, kabar-kabar tak jelas asal usulnya tidak terjadi lagi ke depannya," ucap Yunus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel