PSSI Plin-plan, Kini Ipswich Town yang Larang Elkan Baggott ke Timnas

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah fakta baru terungkap. Tak sampai 24 jam dari pernyataanya, PSSI kini memberikan penjelasan berbeda terkait batal gabungnya Elkan Baggott ke pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Elkan dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Bek jangkung yang membela klub Inggris, Ipswich Town tersebut tidak dapat terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab. Padahal, tiket penerbangan dari London dan semua persyaratan administrasi sudah diurus PSSI.

Nah, pada awalnya, PSSI melalui situs resmi mereka menjelaskan alasan pemain 18 tahun itu tak mau gabung Timnas Indonesia.

Melalui Plt Sekjen Yunus Nusi, PSSI menyebut Ipswich sudah memberikan jawaban kepada PSSI bahwa Elkan Baggott akan bergabung bersama timnas Indonesia pada 31 Mei 2021. Namun yang bersangkutan tidak bisa berangkat.

"PSSI sudah berkomunikasi dengan Elkan Baggott, ia menyatakan bahwa tidak dapat bergabung bersama Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai,"kata Yunus Nusi.

"Menurut Elkan bahwa Dubai termasuk zona merah pandemi COVID-19. Ia pun harus menjalani karantina apabila kembali ke Inggris. Dan klubnya sudah melakukan persiapan pra musim mulai awal Juni mendatang. Terkait hal ini kami sudah berkomunikasi dengan pelatih Shin Tae-yong," tambah Yunus Nusi.

Pernyataan tersebut berbeda dengan apa yang disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Saat ditemui di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin 24 Mei 2021, Iriawan menyebut Ipswich yang tidak memberikan izin.

Memang, diakui Iriawan, Elkan sempat beberapa hari tidak memberikan respons. Namun, setelah ia bersikap tegas, sang pemain menyatakan dirinya tetap akan mau main di Timnas Indonesia pada event selanjutnya.

"Dari klubnya enggak ngasih. Kalau ada apa-apa klubnya enggak mau rugi. Padahal kita udah bantu KTP-nya biometrik. Sudah komunikasi dengan Menteri luar negeri dan tinggal jadi karena itu syarat yang penting," kata Iriawan.

"Kami juga agak keras dengan Elkan, kami sudah kontak dia enggak respons, kami sudah kirim tiket ke Dubai. Saya tanya agak keras: ''Kamu masih mau bela Timnas Indonesia enggak?'' Yang whatsApp Sekjen saya. Dia sampaikan, dia akan bela Timnas tapi klubnya enggak izinkan dia ke Dubai. Menurut dia Dubai zona merah," jelas Iriawan.

Elkan merupakan satu di antara lima pemain Indonesia di luar negeri yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong.

Terdapat empat pemain lainnya, yakni Asnawi Mangkualam (Korea Selatan), Egy Maulana (Polandia), Witan Sulaeman (Serbia), dan Ryuji Utomo (Malaysia).

Kini, slot kosong yang ditinggalkan Elkan sudah diisi oleh bek Persebaya Surabaya, Arif Satria.