PSSI: Rafael-Zico belum pasti dinaturalisasi dan perkuat timnas U-20

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengatakan, dua pemain asal Belanda yakni Rafael Struick dan Zico Soree belum pasti dinaturalisasi menjadi WNI dan dapat memperkuat tim nasional U-20 Indonesia.

"Kami masih menunggu surat dari Shin, apakah Rafael dan Zico itu oke atau tidak. Kalau oke, PSSI akan menindaklanjutinya," ujar Indra di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Dia melanjutkan, jika Shin menilai kedua pemain berusia 19 tahun tersebut cocok untuk timnas U-20, maka PSSI akan membantu proses pewarganegaraan mereka.

Hal itu sudah dilakukan PSSI terhadap Ivar Jenner dan Justin Hubner. Ivar dan Justin telah berkunjung ke Indonesia untuk menunaikan beberapa proses agar menjadi WNI.

"Kalau dua pemain itu (Ivar dan Justin-red) sudah diurus (naturalisasinya-red)," tutur Indra.

Baca juga: PSSI ingin naturalisasi tiga pemain selesai bersamaan pada November

Zico Jamai Soree merupakan penyerang yang kini bermain untuk tim U-21 PEC Zwolle di Belanda. Sementara Rafael Struick adalah pemain sayap klub ADO Den Haag, tim yang berkompetisi di liga lapis kedua Belanda.

Mereka bergabung dalam pemusatan latihan (TC) timnas U-20 Indonesia mulai 19 November 2022 di Spanyol dan setelah itu dilibatkan dalam empat laga uji coba.

Laga-laga persahabatan timnas U-20 Indonesia di Spanyol, yang dilakukan di sela TC, menjadi salah satu persiapan menuju Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023. Sebelumnya, Indonesia menjalani TC di Turki.

Selama TC di Turki, yang berlangsung mulai 16 Oktober-13 November 2022, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong melakukan tujuh laga uji coba, di mana tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk Indonesia.

Adapun Piala Asia U-20 2023 akan digelar pada 1-18 Maret 2023 di Uzbekistan. Piala Dunia U-20 2023 berlangsung pada 20 Mei-11 Juni 2023 di Indonesia.

Baca juga: Menpora ingatkan naturalisasi Shayne Pattynama kebutuhan jangka pendek
Baca juga: Dua calon pemain naturalisasi ikuti TC timnas U-20 Indonesia di Turki