PSSI: Rakor soal kelanjutan Liga 1 digelar Jumat di Kemenpora

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, rapat koordinasi (rakor) soal kelanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 akan digelar Jumat (18/11) di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta.

"Rapatnya akan dipimpin Menpora (Zainudin Amali-red). Mulai sekitar pukul 10.00 WIB," ujar Iriawan di Jakarta, Kamis.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tak merinci apa saja yang akan dibicarakan dalam rakor tersebut, termasuk siapa saja pihak yang akan hadir.

Baca juga: PSSI berharap Dirut baru LIB komunikasi dengan pemerintah soal liga

Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, rakor terkait Liga 1 dihadiri juga oleh PT Liga Indonesia Baru, perwakilan Polri dan Kementerian Kesehatan.

Menurut Iriawan, rapat itu dilaksanakan setelah Satuan Tugas (Satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia merumuskan laporan awal terkait finalisasi regulasi dan Prosedur Operasi Standar (SOP) pertandingan sepak bola di Indonesia setelah terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Laporan awal itu disusun berdasarkan hasil rencana aksi yang dilakukan dari masing-masing Kementerian/Lembaga seperti dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Polri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), PSSI dan PT LIB.

"Kita lihat besok bagaimana perkembangannya," tutur Iriawan.

Baca juga: LIB: Kelanjutan Liga 1 paling mungkin mulai 2 Desember 2022

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali sempat mengatakan bahwa rapat koordinasi baru digelar ketika sudah ada titik cerah dari pemerintah soal kelanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Liga tersebut dihentikan sejak 2 Oktober 2022 setelah meletusnya peristiwa berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang dibentuk Pemerintah Indonesia untuk menindaklanjuti tragedi Stadion Kanjuruhan, sempat merekomendasikan kepada Pemerintah Indonesia supaya tidak mengizinkan pelaksanaan Liga 1, 2 dan 3 sebelum PSSI melaksanakan kongres luar biasa (KLB) untuk mengganti ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Eksekutif (Exco).

Terkait itu, PSSI mematuhi TGIPF dengan menggelar KLB pada 16 Februari 2023. Sebelum itu, digelar kongres biasa untuk penentuan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) pada 14 Januari 2023.

Baca juga: PSSI tegaskan ikuti masukan FIFA terkait jadwal KLB