PSSI Resmi Setop Kompetisi Indonesia, Akhirnya Persik Menghentikan Aktivitas Tim

Bola.com, Kediri - Manajemen Persik Kediri akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan aktivitas tim sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.

Kebijakan ini dilakukan setelah PSSI resmi mengumumkan semua kompetisi sepak bola Indonesia di semua strata dihentikan hingga waktu yang ditentukan kemudian. Namun, manajemen Persik hanya meliburkan aktivitas tim hingga 29 Maret mendatang.

“Kami mempertimbangkan keputusan ini berdasarkan situasi terkini sebagai dampak pandemi Corona,” kata Arief Priyono, Sekretaris Umum Persik Kediri.

Untuk menyikapi hal tersebut, lanjut Arief, manajemen memutuskan anggota tim, baik pelatih dan pemain, yang masih berada di Kediri dilarang keluar dari wilayah kota dan sekitarnya untuk sementara waktu.

Sedangkan bagi anggota tim lain yang saat ini berada di luar Kediri, sebaiknya tidak kembali ke Kediri sampai batas waktu yang ditentukan oleh manajemen.

“Anggota Persik Kediri ada yang berasal dari Kediri dan luar kota. Kami imbau semua menjaga diri di rumah masing-masing sesuai protokol pencegahan COVID-19 dari Pemerintah. Kami akan beritahu kapan mereka akan kembali lagi ke tim,” jelasnya.

 

Siapkan Program Latihan Mandiri

Joko Susilo, pelatih Persik. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Namun, Arief Priyono menjelaskan tim pelatih Persik Kediri akan merumuskan program latihan mandiri harian yang harus dijalankan Faris Aditama dkk. selama di rumah.

"Soal program latihan, manajemen akan minta ke pelatih Joko Susilo. Tim pelatih akan memantau program itu. Kami ingin semua pemain serius menjalankan program tersebut. Sehingga saat Liga 1 jalan lagi, mereka siap bertanding," ucapnya.

Sebelumnya, selama sepekan pelatih Joko Susilo tetap menggembleng anak asuhnya dengan latihan fisik. Latihan ini dilakukan Joko Susilo untuk mengejar kekurangan tim asuhannya. Namun, keluarnya kebijakan pengurus tersebut maka semua program latihan dihentikan.

Video