PSSI soal Kemungkinan Naturalisasi Sandy Walsh dan Kevin Diks: Datang dan Pukau Shin Tae-yong Dulu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - PSSI terbuka dengan pemain keturunan yang ingin dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia kelompok umur dan senior. Syaratnya, pemain tersebut bersedia diseleksi dan mampu memukau manajer pelatih Shin Tae-yong.

Dua nama yang terus didorong untuk dinaturalisasi PSSI adalah Sandy Walsh dan Kevin Diks. Keduanya dapat diproyeksikan bermain untuk timnas senior.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan belum berencana mengurus naturalisasi Sandy Walsh dan Kevin Diks. Sebab, keduanya belum diminta oleh Shin Tae-yong.

"Belum ada rencana. Kami masih proses komunikasi saja dengan mereka. Semua akan dilihat oleh tim pelatih," kata Yunus Nusi.

"Siapa pun mereka yang masuk radar tim, harus tatap muka dan latihan langsung. Shin Tae-yong harus melihat langsung. Baru nanti PSSI yang akan memproses," jelasnya.

Rekam Jejak Sandy Walsh dan Kevin Diks

Kevin Diks merupakan satu di antara pemain keturunan Indonesia yang merasakan tampil di Liga Champions. Kevin membela Feyenoord ketika bersua Manchester City pada laga Grup F Liga Champions 2017/2018. (AFP/Oli Scarff)
Kevin Diks merupakan satu di antara pemain keturunan Indonesia yang merasakan tampil di Liga Champions. Kevin membela Feyenoord ketika bersua Manchester City pada laga Grup F Liga Champions 2017/2018. (AFP/Oli Scarff)

Sandy Walsh merupakan pemain kelahiran Brussels, Belgia. Kakek dan nenek ibunya berasal dari Jawa Timur.

Saat ini, Sandy Walsh bermain untuk KV Mechelen di Liga Belgia. Dia tercatat pernah dipanggil Timnas Belanda U-15, U-16, U-17, U-18, U-19, dan U-20 namun belum pernah masuk skuad senior.

Adapun, darah Indonesia Kevin Diks mengalir dari kakek dan neneknya. Keduanya keturunan Maluku dengan marga Bakarbessy.

Kevin Diks kini bermain untuk tim Denmark, Aarhus sebagai pinjaman dari Fiorentina. Dia pernah berkostum Timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21.

Contoh Pemain Datang

Pelatih Shin Tae-yong menilai seluruh pemain Timnas Indonesia U-19 tampil bagus, termasuk duo debutan pemain blasteran Jerman, Kelana Noah Mahessa dan Luah Fynn Jeremy Mahessa. (dok. PSSI)
Pelatih Shin Tae-yong menilai seluruh pemain Timnas Indonesia U-19 tampil bagus, termasuk duo debutan pemain blasteran Jerman, Kelana Noah Mahessa dan Luah Fynn Jeremy Mahessa. (dok. PSSI)

Sudah ada dua pemain keturunan yang menjadi contoh datang ke latihan Timnas Indonesia level U-19 dan unjuk gigi di hadapan Shin Tae-yong. Keduanya adalah kakak beradik Kelana Noah Mahesa dan Luah Fynn Jeremy Mahessa.

Noah dan Luah merupakan pemain blasteran Jerman dan Indonesia. Keduanya menyambangi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada Oktober 2020 demi memikat Shin Tae-yong.

"Untuk adiknya, Luah, masih kurang dibandingkan kakaknya. Namun, saya tidak bisa mengambil keputusan dari sekali penampilan di Timnas Indonesia U-19. Mungkin akan dilihat lagi ke depan," imbuh Shin Tae-yong.

Video