PSSI terima kasih pemerintah izinkan Persib berkandang di GBLA

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berterima kasih atas lampu hijau yang diberikan pemerintah kepada Persib untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai kandang mereka selama Liga 1 Indonesia musim 2022-2023.

Namun Iriawan menyatakan GBLA masih memerlukan beberapa perbaikan.

"Kami melihat, Stadion GBLA memerlukan beberapa perbaikan. Namun, saya merasa PSSI akan mempertimbangkan untuk menggeler pertandingan FIFA tim nasional Indonesia di sini," kata Iriawan dalam laman PSSI di Jakarta, Jumat.

Agar kejadian seperti Piala Presiden 2022 tidak terulang, Iriawan memohon pendukung Persib agar terlebih dahulu memastikan telah mempunyai tiket sebelum mendatangi GBLA.

Dalam Liga 1 Indonesia 2022-2023, Persib akan menjalani laga kandang perdana Sabtu pekan depan menghadapi Madura United.

Sedangkan pertandingan pembuka klub Maung Bandung itu adalah melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Minggu pekan ini.

Baca juga: Menpora pastikan Stadion GBLA layak digunakan Persib

Pemerintah mengizinkan Persib berkandang di GBLA selama Liga 1 musim ini.

"Saya kira, Stadion GBLA sudah cukup memadai untuk menjadi tempat pertandingan-pertandingan Persib. Stadion ini layak menjadi home base Persib," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Menurut dia, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada GBLA setelah kasus dua pendukung Persib meninggal dunia di stadion itu pertengahan Juni 2022.

Mereka tewas lantaran berdesak-desakan agar bisa menyaksikan laga Persib melawan Persebaya dalam turnamen Piala Presiden 2022.

"Jadi kami meninjau kelayakan teknis, kenyamanan dan pengamanan di GBLA. Kami meminta penonton mematuhi peraturan yang ditetapkan polisi dan panitia pelaksana pertandingan," kata Zainudin.

Baca juga: Arema FC pensiunkan nomor punggung 1 demi Kurnia Meiga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel