PSSI Tunda Kongres Tahunan, Jadwal Liga 1 2021 Makin Tak Karuan

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ditundanya Kongres Tahunan PSSI ke Bulan Mei 2021 menjadi bukti bahwa Liga 1 dan Liga 2 tidak akan digelar dalam waktu dekat.

PSSI baru saja menetapkan Kongres Tahunan akan digelar pada 29 Mei 2021 mendatang. Jadwal ini mundur dari sebelumnya pada 27 Februari 2021.

PSSI beralasan ditundanya Kongres karena mereka tidak mau melanggar statuta yakni 60 hari sebelum Kongres harus ada rilis penyampaian rencana Kongres.

Keputusan penundaan ini sekaligus membantah rumor bakal digelarnya Liga 1 2021 pada Maret mendatang. Sebelumnya, santer dikabarkan musim 2021 akan dibuka oleh Bhayangkara Solo FC di Stadion Manahan, Solo.

Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan Anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi. Sebelumnya dia mengungkapkan rencana musim 2021 baru akan dibahas pada Kongres Tahunan PSSI (27 Februari).

"Untuk Liga musim 2021 belum dibahas karena akan diputuskan saat konggres tahunan nanti," kata Yoyok baru-baru ini.

Yoyok juga menjelaskan, dalam Kongres Tahunan akan dibahas format dan regulasi Liga 1. Pasalnya, hingga saat ini terkait regulasi tak sedikit klub yang saling bertentangan, ada yang mengusulkan dengan degradasi ada juga yang tetap seperti sebelumnya.

"Belum dibahas terkait jadwal maupun regulasinya untuk itu," ucap pria yang juga menjabat sebagai CEO PSIS Semarang tersebut," jelasnya.

Kompetisi sepakbola Indonesia saat ini sedang mati suri. Musim 2020 dinyatakan batal setelah terombang-ambing sejak Maret lalu.

Pada 20 Januari 2021, Iriawan mengumumkan bahwa sesuai kesepakatan di rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, kompetisi dibatalkan.

Selain pembatalan musim 2020 karena kondisi kahar (force majeure) terkait dengan pandemi COVID-19, Iriawan juga menyampaikan beberapa hal yang disepakati dalam rapat tersebut.

Di antaranya tidak ada juara dan tidak ada degradasi di musim 2020. Kemudian, peserta kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020.

Selanjutnya, kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing klub.