PT KAI Pastikan Tak Ada Calo Surat Kesehatan di Stasiun Pasar Senen

·Bacaan 1 menit
Calon penumpang antre untuk rapid test COVID-19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (26/10/2020). Memasuki libur panjang, jumlah penumpang kereta jarak jauh mengalami lonjakan sehingga terjadi antrean panjang rapid test yang menjadi syarat wajib pengguna jasa KAI. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa memastikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021, pihak KAI akan mengikuti prosedur perjalanan yang ditentukan Satgas Penanganan Covid-19.

Eva memastikan akan memeriksa secara teliti surat keterangan kesehatan bagi pelaku perjalanan dengan menggunakan tranportasi kereta api. Dia juga memastikan tidak ada calo surat kesehatan yang berkeliaran di stasiun.

"Tidak ada calo surat kesehatan yang berkeliaran di dalam Stasiun Pasar Senen. Proses pemeriksaan berkas kesehatan penumpang dilakukan petugas dengan penuh ketelitian serta mengecek keabsahan berkas," ujar Eva dalam keterangannya, Minggu (20/12/2020).

Eva menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat terkait dengan calo tersebut.

"Terkait informasi adanya pihak lain di luar area stasiun yang menawarkan jasa kepada calon penumpang agar menuju klinik tertentu untuk melakukan rapid atau pemeriksaan kesehatan atau mendapatkan surat kesehatan, Daop 1 Jakarta telah melakukan koordinasi dengan pihak yang berwenang agar dapat melakukan tindak lanjut penelusuran," kata dia.

Eva mengatakan, terkait pemeriksaan rapid, penumpang tidak harus memeriksanya di Stasiun. Pemeriksaan rapid dapat dilakukan di instansi layanan kesehatan lainnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Layanan Tambahan

Dia menyebut, pemeriksaan rapid di stasiun merupakan layanan tambahan yang dihadirkan oleh PT KAI yang bertujuan untuk mempermudah para pengguna jasa kereta api yang akan melakukan rapid dengan harga murah.

"Tes rapid di stasiun dibanderol dengan harga Rp 85 ribu. Calon penumpang yang akan rapid di stasiun wajib menunjukan bukti kode booking tiket. Jika hasil rapid reaktif maka biaya tiket yang telah dibeli akan dikembalikan penuh. Layanan rapid stasiun beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB," kata Eva.

Saksikan video pilihan di bawah ini: