PT LIB Gelar Rapat Pekan Depan, Rumuskan Format Shopee Liga 1 untuk Februari 2021

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan menggelar korespondensi dengan peserta Shopee Liga 1 pada pekan depan. Mereka bakal membahas format kompetisi untuk Februari 2021.

"Minggu depan kami akan melakukan rapat lagi dengan PSSI. Termasuk meminta masukan dari klub-klub saat ini. Pastinya, yang terbaik untuk mereka," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

PT LIB dan PSSI telah menetapkan bahwa Shopee Liga 1 musim ini tidak akan dilanjutkan pada 2020. Kompetisi bakal dimulai kembali pada Februari 2021. Soal format kompetisi apakah akan melanjutkan musim 2020 atau menggelar musim baru, bakal dibahas pada pertemuan pekan depan.

"Kami mengurus jadwal dan format kompetisi. Akan kami rumuskan nanti. Apakah kompetisi ini bakal dilanjutkan atau tidak, nanti akan kami rumuskan, " Lukita menuturkan.

"Untuk sementara, Shopee Liga 1 kami undur dulu sampai Februari 2020. Soal itu, kami juga menunggu masukan dari klub. Karena klub pasti punya urusan juga dengan sponsor dan kontrak pemain. Jadi kami menunggu saran dari klub pada pekan ini. Setelah itu, kami rapat lagi untuk menentukan kompetisi," lanjutnya.

Pengumuman dari PSSI

Logo PSSI. (Bola.com/Dody Iryawan)
Logo PSSI. (Bola.com/Dody Iryawan)

Keputusan untuk menunda Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim ini dihasilkan secara aklamasi pada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rabu (28/10/2020). Berbeda dengan PT LIB, PSSI tidak memuat jadwal detail tentang kelanjutan kompetisi.

"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Shopee Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 2020. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi dinukil dari laman PSSI.

"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT LIB selaku operator kompetisi Shopee Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," terang Yunus Nusi.

Video