PT LIB Kurangi Jumlah Series BRI Liga 1 dari 6 Menjadi 5, Seri Ketiga Terancam Batal Digelar di Jawa Timur

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mengurangi jumlah series di BRI Liga 1 2021/2022 dari enam menjadi lima. Seri ketiga juga terancam batal digelar di Jawa Timur.

"Kami sedang mempertimbangkan opsi akan memainkan lima seri untuk BRI Liga 1," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita di Kantor PT LIB, Menara Mandiri, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

"Jadi ada beberapa pertandingan yang dipadatkan dan ini masih kami utak-atik juga. Hasilnya belum keluar. Kami ingin BRI Liga 1 selesai pada Maret 2021 karena April 2021 sudah memasuki Ramadan," jelasnya.

Setelah seri pertama BRI Liga 1 digelar di klaster Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat dan seri kedua di klaster Jawa Tengah dan Yogyakarta, seri ketiga dan keempat seharusnya dimainkan di klaster Jawa Timur.

Sesuai rencana awal, seri kelima bakal kembali ke Jawa Tengah dan Yogyakarta dan seri keenam balik ke Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

PT LIB belum dapat memastikan apakah Jawa Timur akan tetap menjadi tuan rumah seri ketiga BRI Liga 1 atau tidak.

"Kami masih membuat jadwal dengan PSSI. Kami juga harus memberi tahu klub-klub lebih dulu. Kami harus memantau perkembangan kondisi terkini seperti apa," ucap Lukita.

"Satu yang menjadi pertimbangan kami adalah suporter. Namun, dalam waktu dekat, akan kami putuskan tuan rumah seri ketiga BRI Liga 1," terang pria yang karib dipanggil Lulu itu.

Opsi Tuan Rumah Pengganti Jawa Timur

Diwarnai cederanya Jose Wilkson, Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (31/10/2021). Atas hasil ini Persiraja telah menelan 8 kekalahan dan menempati dasar klasemen. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Diwarnai cederanya Jose Wilkson, Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (31/10/2021). Atas hasil ini Persiraja telah menelan 8 kekalahan dan menempati dasar klasemen. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jika tidak dimainkan di Jawa Timur, PT LIB telah punya opsi lain untuk tuan rumah seri ketiga BRI Liga 1, termasuk kembali menyelenggarakannya di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Saat ini, Jawa Tengah dan Yogyakarta masih menggelar seri kedua BRI Liga 1 setelah seri pertama dimainkan di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

PT LIB berencana menggulirkan seri ketiga BRI Liga 1 pada pertengahan November 2021 atau setelah jeda internasional tuntas.

"Ada banyak alternatifnya. Apakah tetap di Jawa Tengah dan Yogyakarta, atau malah kembali ke Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Dua itu opsinya," papar Lukita.

Bali Jadi Kandidat?

Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Bali United dan PSIS Semarang saling adu serangan namun laga berlangsung dengan alot. Laga berlangsung cukup keras. Sejumlah peluang sempat tercipta, tapi sayangnya tak tercipta satu gol pun di laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Bali United dan PSIS Semarang saling adu serangan namun laga berlangsung dengan alot. Laga berlangsung cukup keras. Sejumlah peluang sempat tercipta, tapi sayangnya tak tercipta satu gol pun di laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Rumor beredar Bali masuk menjadi kandidat tuan rumah untuk menyelenggarakan BRI Liga 1. Lukita membenarkan, namun belum untuk seri ketiga.

"Untuk seri ketiga BRI Liga 1, belum bermain di Bali," tutur Lukita.

"Ada opsi memang ke sana. Tim kami juga sudah ke Bali dan sudah memverifikasi empat stadion yang ditinjau dan disurvei. Sudah ada masukan ke saya juga."

"Memang, harus ada perbaikan dan butuh waktu, terutama fasilitas untuk pemain. Kalau untuk lapangannya bagus semua. Namun, fasilitas di stadionnya masih kurang," terangnya.

Klasemen Sementara BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel