PT Palembang Pangkas Hukuman Dodi Reza Alex Jadi 4 Tahun Penjara

Merdeka.com - Merdeka.com - Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Palembang mengubah vonis terdakwa suap fee proyek di Kabupaten Musi Banyuasin. Hukuman mantan Bupati Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex dipangkas dua tahun menjadi empat tahun penjara.

Dodi merupakan salah satu terdakwa perkara suap fee proyek di Kabupaten Musi Banyuasin itu. Dia sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Vonis PT Palembang tertanggal itu dibuat 12 September 2022. Sebelumnya, Dodi mengajukan banding karena tak terima dengan vonis dari majelis hakim Pengadilan Tipikor PN Palembang yang menghukumnya 6 tahun penjara.

PN Palembang Tunggu Salinan

Juru bicara PN Palembang Sahlan Effendi mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi putusan banding Dodi. Hanya saja salinan putusan belum diterima.

"Putusan banding sudah keluar, tinggal salinannya saja. Terdakwa dapat potongan dari 6 tahun menjadi 4 tahun penjara," jelas Sahlan, Rabu (14/9).

Putusan banding di PT Palembang otomatis mengubah putusan PN Palembang. Meski demikian, putusan PT Palembang juga menguatkan keterlibatan Dodi Reza Alex sebagai terdakwa penerima suap di Dinas PUPR Musi Banyuasin lewat fee yang diberikan kontraktor.

Hukuman Terdakwa Lain

Selain Dodi, sejumlah terdakwa lain juga menerima potongan hukuman. Mantan Kabid Sumber Daya Alam PUPR Musi Banyuasin Eddy Umari mendapat potongan setengah tahun penjara dari 4,5 tahun menjadi 4 tahun.

"Jika salinan putusan diterima, kami akan pelajari terlebih dahulu," ujarnya.

Diketahui, Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara oleh hakim PN Palembang beberapa waktu lalu. Dodi juga didenda Rp250 juta subsider 5 bulan kurungan. [yan]