PT Pupuk Kujang Incar Pasar Urea Nonsubsidi

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Karawang (ANTARA) - Pupuk urea nonsubsidi bermerk Nitrea yang mulai diluncurkan PT Pupuk Kujang mengincar pangsa pasar pupuk nonsubsidi untuk industri dan perkebunan.

"Pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi ini sudah jelas, yakni untuk sektor industri dan perkebunan," kata Direktur Utama PT Pupuk Kujang Bambang Tjahjono di Karawang, Senin.

Ia menilai, pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya cukup bagus. Karena itu pihaknya berharap agar peluncuran pupuk urea Nitrea itu bisa meningkatkan penjualan pupuk urea di pasar pupuk nonsubsidi.

Untuk harga pupuk Nitrea yang diproduksi PT Pupuk Kujang itu sendiri saat ini mencapai Rp3.800 per kilogram. Tetapi harga pupuk urea nonsubsidi itu tidak dibisa dipatok, karena harganya bisa berubah-ubah tergantung dengan pasar internasional.

Menurut dia, selain dalam rangka memenuhi pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi yang umumnya dibutuhkan kalangan industri dan perkebunan, diluncurkannya pupuk Nitrea itu juga dilakukan untuk mengatasi permasalahan penyimpangan pupuk bersubsidi.

Model kemasan dan jenis pupuk urea nonsubsidi dan pupuk urea bersubsidi berbeda. Sehingga diharapkan ke depannya tidak akan ada lagi kasus penyimpangan pupuk urea bersubsidi yang diproduksi PT Pupuk Kujang.

Sementara itu, pupuk urea nonsubsidi bermerk Nitrea yang diproduksi PT Pupuk Kujang tersebut diluncurkan pada Minggu (9/6), berbarengan dengan Hari Ulang Tahun ke-38 PT Pupuk Kujang.


"Untuk penamaan Nitrea, itu merupakan singkatan dari Nitrogen Urea," katanya.

Menurut Bambang, pupuk urea merk Nitrea memiliki komposisi nitrogen 46 persen, dengan kadar biuret maksimal 1 persen, berbentuk butiran berukuran 1-3 milimeter.

Ia memastikan pupuk nonsubsidi urea Nitrea dengan pupuk urea bersubsidi yang diproduksi PT Pupuk Kujang berbeda. Diantara perbedaannya ialah pupuk urea bersubsidi berwarna merah muda, sedangkan pupuk Nitrea berwarna putih.

"Karung antara pupuk urea bersubsidi dengan pupuk Nitrea juga cukup jelas perbedaannya," katanya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...