PT Pupuk Kujang Incar Pasar Urea Nonsubsidi

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Karawang (ANTARA) - Pupuk urea nonsubsidi bermerk Nitrea yang mulai diluncurkan PT Pupuk Kujang mengincar pangsa pasar pupuk nonsubsidi untuk industri dan perkebunan.

"Pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi ini sudah jelas, yakni untuk sektor industri dan perkebunan," kata Direktur Utama PT Pupuk Kujang Bambang Tjahjono di Karawang, Senin.

Ia menilai, pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya cukup bagus. Karena itu pihaknya berharap agar peluncuran pupuk urea Nitrea itu bisa meningkatkan penjualan pupuk urea di pasar pupuk nonsubsidi.

Untuk harga pupuk Nitrea yang diproduksi PT Pupuk Kujang itu sendiri saat ini mencapai Rp3.800 per kilogram. Tetapi harga pupuk urea nonsubsidi itu tidak dibisa dipatok, karena harganya bisa berubah-ubah tergantung dengan pasar internasional.

Menurut dia, selain dalam rangka memenuhi pangsa pasar pupuk urea nonsubsidi yang umumnya dibutuhkan kalangan industri dan perkebunan, diluncurkannya pupuk Nitrea itu juga dilakukan untuk mengatasi permasalahan penyimpangan pupuk bersubsidi.

Model kemasan dan jenis pupuk urea nonsubsidi dan pupuk urea bersubsidi berbeda. Sehingga diharapkan ke depannya tidak akan ada lagi kasus penyimpangan pupuk urea bersubsidi yang diproduksi PT Pupuk Kujang.

Sementara itu, pupuk urea nonsubsidi bermerk Nitrea yang diproduksi PT Pupuk Kujang tersebut diluncurkan pada Minggu (9/6), berbarengan dengan Hari Ulang Tahun ke-38 PT Pupuk Kujang.


"Untuk penamaan Nitrea, itu merupakan singkatan dari Nitrogen Urea," katanya.

Menurut Bambang, pupuk urea merk Nitrea memiliki komposisi nitrogen 46 persen, dengan kadar biuret maksimal 1 persen, berbentuk butiran berukuran 1-3 milimeter.

Ia memastikan pupuk nonsubsidi urea Nitrea dengan pupuk urea bersubsidi yang diproduksi PT Pupuk Kujang berbeda. Diantara perbedaannya ialah pupuk urea bersubsidi berwarna merah muda, sedangkan pupuk Nitrea berwarna putih.

"Karung antara pupuk urea bersubsidi dengan pupuk Nitrea juga cukup jelas perbedaannya," katanya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler