PT RNI sambut baik rencana pembelian peternakan sapi di Belgia

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sebagai calon induk holding BUMN klaster pangan menyambut baik rencana Menteri BUMN Erick Thohir untuk membeli peternakan sapi di Belgia sebagai upaya transformasi pangan.

Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengatakan sebagai calon induk holding pangan, pihaknya tengah melakukan rencana transformasi pangan dari beberapa komoditas, salah satunya daging untuk peningkatan ketahanan pangan serta inklusifitas nilai tukar peternak.

“Bagi kami, rencana Menteri Erick membeli peternakan sapi Belgia merupakan terobosan transformasi pangan komoditas sapi," ujar Arief dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menteri BUMN, kata dia, telah berbicara kepada RNI terkait rencana pembelian peternakan sapi Belgia ini dan meminta agar dapat segera dikoordinasikan dari mulai negara yang berpotensi, market, serta kajian model bisnis yang akan dijalankan.

Arief menilai keinginan Menteri Erick Thohir itu sebagai terobosan untuk mendorong transformasi BUMN pangan serta menekan impor di tengah keterbatasan produksi daging sapi dalam negeri.

“Dengan menguasai sendiri komoditas daging, Pemerintah akan lebih mudah menjaga stabilitas harga, apalagi setiap menjelang hari raya seperti Lebaran,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara menambahkan bahwa untuk menjajaki kemungkinan pengembangan kerjasama dengan Belgia, PT Berdikari telah merangkul para peneliti, stakeholders agar nantinya dapat transfer of knowledge dari negara terkait dan nantinya Indonesia semakin cepat dalam memiliki manajemen dan teknologi peternakan yang maju.

Harry menambahkan bahwa penjajakan ini merupakan komitmen Berdikari sebagai BUMN pangan dalam kontribusinya sebagai buffer stock pangan khususnya daging bagi masyarakat.

“Sebagaimana komitmen Berdikari sebagai anggota dari Klaster BUMN Pangan untuk mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” katanya.

Baca juga: Anggota Komisi VI apresiasi rencana akuisisi peternakan sapi Belgia
Baca juga: Kemenko Perekonomian dorong peternakan sapi beralih ke basis komersial
Baca juga: Beternak sapi di Jakarta bukanlah impian