PT SMF salurkan Rp72,8 triliun ke pasar pembiayaan primer perumahan

·Bacaan 1 menit

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) telah menyalurkan dana sebesar Rp72,8 triliun ke pasar pembiayaan primer perumahan sejak tahun 2006 sampai dengan 30 Juni 2021.

"Ini adalah total akumulasi aliran dana dari pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan melalui SMF," ucap Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis.

Ia memerinci total akumulasi aliran dana tersebut terdiri dari penyaluran pinjaman sebesar Rp59,8 triliun, transaksi sekuritisasi Rp12,78 triliun, dan akumulasi pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rp156 miliar.

Adapun dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 1,13 juta debitur yang terdiri dari 62,12 persen pembiayaan, 16,45 persen KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), 21,3 persen sekuritisasi, dan 0,13 persen pembelian KPR.

"Dengan demikian, tercatat akumulasi aliran dana kepada penyalur KPR dibandingkan modal disetor SMF yaitu 8,79 kali," kata Ananta.

Sementara itu, dilihat dari distribusi wilayahnya, penyaluran dana SMF, mayoritas diberikan ke wilayah Indonesia bagian barat yakni 84,3 persen, disusul Indonesia bagian tengah 15,03 persen, dan Indonesia bagian timur 0,67 persen.

Menurut Ananta, hal tersebut karena sebaran rumah tangga di Indonesia memang cenderung berada di Indonesia bagian barat yakni 80,77 persen, sedangkan Indonesia bagian tengah 16,06 persen dan Indonesia bagian timur sebanyak 3,17 persen.

PT SMF adalah lembaga khusus yang didirikan oleh pemerintah RI untuk memfasilitasi aliran dana jangka menengah atau panjang dari pasar modal ke sektor perumahan melalui lembaga penyalur KPR, yang pada akhirnya memungkinkan terciptanya kepemilikan rumah yang layak yang terjangkau oleh masyarakat.

Baca juga: Laba bersih PT SMF tumbuh 27,57 persen pada semester I-2021
Baca juga: Kemenkeu lantik dua direksi SMF
Baca juga: SMF, PPDPP dan Bank Kaltimtara perkuat penyaluran KPR Subsidi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel