PT SMI Mampu Bukukan Laba Bersih Rp 1,93 Triliun di Tengah Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dalam situasi pandemi covid-19, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI berhasil mencatatkan pendapatan usaha Rp 5,22 triliun hingga November 2020. Sementara laba bersih yang diperoleh PT SMI mengalami kenaikan menjadi Rp 1,93 triliun.

“Artinya kita terus bertumbuh dari sisi laba bersih,” ujar Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata dalam acara PT SMI Media Meet Up 2020, Rabu (30/12/2020).

Dari sisi aset, hingga November 2020 tercatat mencapai Rp 76 triliun. Darwin optimistis, angka ini akan terus naik dan menembus Rp 100 triliun hingga akhir tahun.

“Mudah-mudahan di 2020 ini kita bisa mencatat aset kita mencapai lebih dari Rp 100 triliun. Ini suatu lonjakan yang menurut kami yang sangat bisa dibanggakan di tahun 2020 ini,” kata Darwin.

Lebih lanjut, Darwin memaparkan total ekuitas PT SMI sampai dengan November 2020 tercatat sebesar Rp 37 triliun.

PT SMI Catatkan Komitmen Pembiayaan Rp 106,76 Triliun

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menandatangani Perjanjian Pinjaman Sindikasi offshore  terbesar senilai USD 700 juta.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menandatangani Perjanjian Pinjaman Sindikasi offshore terbesar senilai USD 700 juta.

Hingga November 2020, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI telah mencatatkan komitmen sebesar Rp 106,767 triliun dengan outstanding Rp 61,943 triliun.

Hingga akhir tahun diperkirakan angka ini akan terus meningkat, seiring dengan dinamika bulan Desember yang masih aktif.

“Jumlah ini saya yakin akan terus bertambah, karena dinamika di bulan Desember ini sangat aktif. Jadi nanti kita lihat perkembangan di akhir tahun angka ini rasanya akan terus bertambah,” ujar Direktur Operasional & Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata dalam acara PT SMI Media Meet Up 2020, Rabu (30/12/2020).

Adapun komitmen berdasarkan produknya, paling banyak merupakan kredit investasi senilai Rp 76,42 triliun, dengan outstanding sebesar Rp 49,96 triliun.

Darwin menambahkan, adapun nilai proyek yang telah dibiayai oleh PT SMI sejak 2016 hingga November 2020 mencapai Rp 689,940 triliun.

“Alhamdulillah dari akumulasi kegiatan pembiayaan yang kita lakukan sudah bisa mendukung nilai proyek yang dibiayai sampai dengan Rp 689 triliun. Itu ada multiplier sebesar 6,46 kai dari komitmen pembiayaan yang kami berikan,” jelas dia.

Sementara, jika dibandingkan dengan modal yang ditanamkan pemerintah untuk PT SMI sudah mencetak multiplier 22,6 kali.

Saksikan video pilihan berikut ini: