PTBA Serap Belanja Modal 60 Persen hingga Semester I 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar 60 persen.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA, Farida Thamrin mengatakan, realisasi ini cukup bagus mengingat saat ini masih dalam keadaan pandemi COVID-19.

"Kalau kita lihat, dibandingkan dengan target kita dalam RKAP itu kita sudah mencapai hampir 60 persen. Itu bagus, karena dengan kondisi covid-19 biasanya company mungkin hanya realisasikan capex sekitar 30 persen,” kata dia dalam Press Conference Kinerja PT Bukit Asam Tbk, Selasa (1/9/2021).

Farida menambahkan, angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan realisasi capex tahun lalu, yaitu sekitar 73 persen. Realisasi belanja modal sampai dengan semester I 2021 juga konsisten dan stabil.

"Beberapa proyek besar yang kita anggarkan untuk capex seperti (PLTU Mulut Tambang) Sumsel-8, TLS (Train Loading Station), dan DME itu sudah kita realisasikan dengan baik. Seperti Sumsel-8 kita realisasinya sampai sekitar 98 persen,” ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bukit Asam Siap Melakukan Hilirisasi Batu Bara

Aktivitas pekerja menggunakan alat berat saat menurunkan muatan batu bara di Pelabuhan KCN Marunda, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Berdasarkan data ICE Newcastle, ekspor batu bara Indonesia menurun drastis mencapai 5,33 juta ton dibandingkan pekan sebelumnya 7,989 ton. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Aktivitas pekerja menggunakan alat berat saat menurunkan muatan batu bara di Pelabuhan KCN Marunda, Jakarta, Minggu (27/10/2019). Berdasarkan data ICE Newcastle, ekspor batu bara Indonesia menurun drastis mencapai 5,33 juta ton dibandingkan pekan sebelumnya 7,989 ton. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

PT Bukit Asam Tbk siap melakukan hilirisasi batu bara pada 2021. Tak tanggung-tanggung, perusahan tambang tersebut telah menyiapkan anggaran belanja modal hingga Rp 3,8 triliun.

Perseroan optimistis dengan proyek yang akan dijalankan tahun ini, belanja modal yang digelontorkan tahun ini meningkat 192 persen dibandingkan 2020. Tercatat tahun lalu capex yang dianggarkan hanya Rp 1,3 triliun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel