PTM Dimulai, Walikota Semarang Dorong Percepatan Vaksinasi Pelajar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejumlah daerah di Jawa Tengah mulai Senin 30 Agustus 2021 mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Di Kota Semarang ada 481 sekolah yang menggelar PTM terbatas. Terdiri dari 40 TK, 376 SD, serta 66 SMP baik negeri maupun swasta.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, optimistis dengan dimulainya PTM, pelayanan pendidikan anak di Kota Semarang ke depan akan lebih maksimal.

"Jadi tidak hanya secara online, tapi juga secara offline. Ada kemampuan untuk berinteraksi secara sosial satu dengan yang lain sehingga saling kenal. Sebenarnya kan sentuhannya itu," jelasnya.

Terkait keamanan dan kenyamanan siswa dan guru dalam melaksanakan PTM, wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut akan terus mendorong percepatan vaksinasi bagi pelajar yang dilakukan di beberapa titik sekolah.

"Salah satu sasaran vaksinasi yakni sekolah. Jadi semuanya terus berjalan secara pararel. Namun hal penting yakni penerapan protokol kesehatan di sekolah," tegas Hendi.

Hal itu diamini Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Sapto Giri. Ia mengungkapkan, faktor utama yang perlu memperoleh perhatian yakni protokol kesehatan.

"Paling penting mengedukasi peserta didik dulu agar dia sadar dan paham. Kalau kita PTM, prokes harus dijalankan," ujarnya.

Meski instruksi Mendagri membolehkan PTM hingga 50 persen, lanjutnya, pihaknya tak ingin terburu-buru dalam membuka PTM hingga maksimal 50 persen agar tidak terjadi kerumunan di dalam maupun luar sekolah.

"Ibaratnya kerannya ditutup, kita bukanya pelan-pelan nanti akhirnya terbuka semua, tapi protokol kesehatan bisa dilakukan dengan baik. Kita tidak mau langsung masuk semua tapi terjadi kerumunan," jelasnya.

Laporan: tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel