PTM Resmi Dimulai, Ini 4 Sarapan untuk Menjaga Kesehatan Anak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Melandainya kasus Covid-19 disejumlah daerah membuat pemmerintah menetapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Senin, 30 Agustus 2021. Di Jakarta, terdapat 610 sekolah yang bakal kembali dibuka untuk PTM dengan menerapkan prokes yang ketat.

Beberapa anak mungkin senang bisa bersekolah lagi dan bertemu dengan teman kelasnya. Namun, untuk orangtua tentu perlu menyiapkan beberapa persiapan selama PTM berlangsung. Salah satunya sarapan untuk anak. Dilansir liputan6, berikut beberapa menu yang cocok untuk sarapan anak ke sekolah.

Roti

Agar praktis, bunda bisa memberikan sarapan roti dengan selai kacang atau susu kental manis. Bunda bisa memberikan roti dengan kadar seratnya tinggi, seperti roti gandum. Agar terasa lezat, berikan selai kesukaan anak. Mulai dari selai kacang, strawberry, dan berry. Protein juga baik bagi pertumbuhan anak untuk membangun, memelihara, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak.

Telur mata sapi dan Omelette

Bunda juga bisa menyiapkan telur mata sapi dengan dipasangkan dengan roti ataupun nasi hangat. Selain itu, bunda juga bisa memberikan telur gulung atau omellete sebagai sarapan anak ke sekolah. Tambahkan, wortel rebus dan sedikit garam agar rasa telur makin disukai oleh anak.

Oatmeal

Bunda juga memberikan sarapan berupa oatmeal. Makanan itu bisa menjadi pilihan sumber karbohidrat. Biar makin disukai anak, tuangkan susu segar agar oatmela terasa lezat dan enak. Untuk sumber protein lain, bunda bisa memberikan granola di dalamnya.

Bola-bola sereal

Bunda bisa membuat bola-bola sereal dari susu bubuk cokelat. Variasi ini bisa jadi pilihan sarapan lezat dan bergizi untuk Sang Juara. Bunda bisa menambahkan buah-buahan untuk mendapatkan lebih banyak asupan vitamin, lho! Setelah sarapannya habis, Ibu bisa melengkapi kebutuhan energi anak dengan segelas susu cokelat agar anak lebi berenergi.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel