PTPN salurkan Rp2,6 miliar pulihkan ekonomi saat pandemi

Budhi Santoso
·Bacaan 3 menit

PT Perkebunan Nusantara V menyalurkan Rp2,6 miliar kepada sejumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Riau dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN) terutama saat pandemi.

"Senilai Rp2,6 miliar telah kita salurkan kepada para pengusaha UMKM di Riau sepanjang 2020. Ini merupakan langkah konkret kita untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan mendukung program pemulihan ekonomi di tengah pandemi," kata Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko K Santosa melalui pernyataannya di Pekanbaru, Rabu.

Selain menyalurkan bantuan program kemitraan sebesar Rp2,6 miliar kepada 46 pengusaha kecil menengah, PTPN V juga menyalurkan program Bina Lingkungan sebesar Rp2,5 miliar sepanjang 2020 ini.

Salah satu bantuan diberikan kepada kelompok industri kecil menengah Koperasi Unit Bersama (KUB) Bina Jaya Bersama Rumbio Jaya Steel, Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar. Bantuan modal usaha sebesar Rp600 juta itu bersumber dari dana program kemitraan PTPN V. Pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut, PTPN V bersinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Baca juga: Dunia usaha berharap menteri-menteri baru percepat pemulihan ekonomi

Jatmiko menjelaskan Kampar merupakan salah satu kabupaten dengan penyerapan program kemitraan PTPN V terbanyak di Riau. Dari total Rp2,6 miliar bantuan kemitraan PTPN V, tercatat Rp1,6 miliar di antaranya terserap di Bumi Sarimadu tersebut.

Sementara itu, Rumbio Jaya Steel merupakan satu-satunya mitra PTPN V yang memasok peralatan perkebunan. Koperasi yang dikelola oleh warga Desa Teratak itu menghasilkan beragam alat panen perkebunan baik karet maupun kelapa sawit.

Pada awal 2020, PTPN V telah menandatangani kesepakatan pembelian ribuan alat panen dari Rumbio Jaya Steel senilai Rp1,6 miliar.

"Kami bangga bisa menggunakan produk buatan Rumbio Jaya Steel untuk kegiatan perkebunan PTPN V. Bagi kami, semakin tinggi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) maka semakin baik untuk negara. Kami juga menilai bahwa Rumbio Jaya Steel harus terus berkembang dan menembus pasar nasional," ujarnya.

Baca juga: BI siapkan lima jurus dukung pemulihan ekonomi 2021

Sementara itu, Bupati Kampar Catur Sugeng menyampaikan apresiasi kepada PTPN V yang telah menyerap produk Rumbio Jaya Steel dan memberikan dukungan modal usaha.

Menurut Catur, program kemitraan PTPN V memberikan dampak positif yang sangat besar karena langsung memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Atas nama Pemkab Kampar, kami berikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PTPN V yang bersinergi dengan PNM. (Program Kemitraan) ini hal yang luar biasa dalam meningkatkan produktivitas masyarakat. Program ini bermanfaat langsung kepada masyarakat. Kami pemerintah daerah akan terus mendorong usaha seperti ini," ujar Catur.

Selain itu, ia mengatakan bahwa keberadaan PTPN V tidak hanya sebatas memberikan dukungan modal usaha. Namun, lebih jauh perusahaan juga menyerap seluruh produk hasil KUB Rimbo Jaya Steel. "Ini luar biasa. PTPN V tidak hanya berikan bantuan namun juga berikan solusi dengan menyerap produk ini," lanjutnya.

Baca juga: Menko Airlangga paparkan peluang yang ungkit pemulihan ekonomi 2021

Sementara itu, Ketua KUB Bina Jaya Bersama Rimbo Jaya Steel, Desrico, mengatakan saat ini produk perkebunan yang dihasilkan para pengrajin besi tersebut terus berusaha bercokol di kancah nasional. Sejauh ini, produk lokal kampung asri yang berada di bibir Sungai Kampar itu telah dikapalkan hingga Kalimantan.

"Alhamdulillah saat ini kita mengirim rutin 5.000 peralatan panen ke Kalimantan setiap bulannya. Produk kami juga diterima dengan baik hingga ke Aceh. Kami ingin terus meningkatkan kapasitas produksi dengan tetap mengedepankan mutu agar diterima pasar," urainya.

Baca juga: Rp9 triliun APBD Riau 2021 prioritas pulihkan ekonomi dampak COVID-19
Baca juga: Gubernur: APBD Riau 2021 turun terdampak COVID-19