PTPN V Distribusikan 168 Minyak Goreng, Dijual Seharga Rp12.000 per Kg

Merdeka.com - Merdeka.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak usahanya PT Perkebunan Nusantara V mendistribusikan 168 ton minyak goreng curah murah di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani meninjau langsung penjualan minyak goreng curah murah seharga Rp12.000/Kg di salah satu titik pendistribusian, Venue Tennis Komplek Perkantoran PTPN V, Jalan Rambutan, Pekanbaru.

Dia mengatakan bahwa penjualan minyak goreng curah murah ini merupakan bagian dari program berkesinambungan PTPN Group membantu pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan dasar, terutama minyak goreng di masyarakat. Selain di Provinsi Riau, kegiatan serupa dilaksanakan oleh beberapa anak perusahaan holding perkebunan lain seperti PTPN II, PTPN III dan PTPN IV di Sumatera Utara.

"Program ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan dari Holding Perkebunan Nusantara dalam menyikapi kelangkaan dan meningkatnya harga minyak goreng dalam beberapa waktu terakhir," kata Ghani dikutip di Jakarta, Minggu (17/7).

Meningkatnya harga minyak goreng, lanjutnya, menjadi salah satu faktor turunnya daya beli masyarakat saat ini. Sehingga, sebagai perusahaan milik negara, dia menuturkan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) perlu menempuh langkah-langkah yang tepat dan cepat, termasuk menyalurkan minyak goreng murah kepada masyarakat.

Distribusi migor curah di Riau pekan ini diawali dari Kantor Pusat Kota Pekanbaru dengan jumlah total minyak goreng tersedia mencapai 28 ton pada Rabu dan Kamis (13-14 Juli 2022). Masyarakat yang menginginkan Migor Curah Murah ini harus menyertakan foto copy Kartu Penduduk dan Kartu Keluarga agar dapat membeli maksimal 10 Kg per Kepala Keluarga.

Harap Masyarakat Bisa Terbantu

Direktur PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko Santosa menjelaskan selain di kantor pusat PTPN V, pendistribusian Migor murah tersebut juga dilaksanakan di seluruh unit usaha perkebunan PTPN V berbagai penjuru Riau. Jatmiko berharap program tersebut dapat membantu masyarakat Riau dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Kamsiah, salah seorang ibu rumah tangga mengaku bersyukur bisa memperoleh minyak goreng curah murah tersebut. "Alhamdulillah, meskipun harus antri, senang bisa mendapat minyak goreng murah. Kualitasnya saya lihat ini setara yang kemasan," kata ibu empat anak itu seraya menenteng 10 Kilogram minyak goreng.

Hal senada disampaikan warga lainnya. Andri, pedagang Pecel Lele itu mengatakan program minyak goreng murah tersebut sangat membantu pedagang kecil seperti dirinya. Dia menjelaskan bahwa meningkatnya harga minyak goreng beberapa waktu terakhir memukul pengusaha kecil. Sehingga, dengan adanya program tersebut, dia sangat terbantu untuk menjalankan usahanya minimal tiga hari ke depan.

"Semoga programnya bisa lanjut terus. Terima kasih PTPN," paparnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel