PTPN V distribusikan minyak goreng murah di Pekanbaru

PT Perkebunan Nusantara V siap menyalurkan 28 ton minyak goreng curah murah kepada masyarakat Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dengan harga Rp12.000 per liter.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko Santosa, dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Selasa, mengatakan distribusi minyak goreng jenis curah tersebut akan berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (13/7).

Ia menuturkan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng curah dengan harga Rp12.000 per kilogram atau di bawah harga nasional tersebut di venue tenis komplek perkantoran PTPN V, Kota Pekanbaru.

"Pada tahap pertama ini, sebanyak 28 ton minyak goreng curah didistribusikan kepada masyarakat dan dilaksanakan di Kantor Pusat PTPN V Kota Pekanbaru," ujarnya.

Sementara itu, Corporate Secretary PTPN V Bambang Budi Santoso menambahkan untuk mendapatkan minyak goreng murah tersebut, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi kartu keluarga dan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP).

Setiap warga, kata Bambang, dapat membeli maksimal 10 kilogram minyak goreng. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat yang berniat membeli minyak goreng lebih dari sekilo dapat membawa jerigen atau wadah masing-masing.

"Untuk menghindari antrean, kita menyiapkan lima tempat registrasi. Insya Allah nanti masyarakat akan dilayani semaksimal mungkin oleh pegawai PTPN V langsung. Proses pembelian mulai dari pagi pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB," urainya.

Selain di kantor pusat PTPN V, masyarakat juga bisa membeli minyak goreng curah murah tersebut di seluruh unit usaha perkebunan PTPN V berbagai penjuru Riau dalam waktu dekat ini.

Ia mengatakan secara keseluruhan PTPN V menyiapkan 168 ton minyak goreng curah murah untuk masyarakat Provinsi Riau.

Baca juga: Mendag terbitkan regulasi dorong minyak goreng kemasan rakyat
Baca juga: Ekonom prediksi neraca dagang Juni 2022 surplus 3,34 miliar dolar AS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel