PTPN V perkuat literasi di wilayah terpencil

PT Perkebunan Nusantara V mendistribusikan 150 buku sastra terbitan Balai Pustaka untuk didistribusikan ke puluhan sekolah terpencil di Provinsi Riau, dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional 2022 yang diperingati setiap tanggal 17 Mei.

Senior Executive Vice President Business Support PTPN V, Rurianto, dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu, mengatakan program tanggung jawab sosial lingkungan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi khususnya sastra Indonesia kepada pelajar di sekitar areal perkebunan.

"Program ini sejalan dengan semangat kami, Cerdas Bersama PTPN V. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk terus berkontribusi kepada masyarakat luas dalam memperingati Hari Buku Nasional," ujarnya.

Sejumlah buku sastra terbitan Balai Pustaka yang dibagikan terdiri dari karya-karya sastrawan populer Indonesia, seperti Soeman HS, Mh Rusli , Abdoel Moeis , MA Salmun , dan lain-lain.

Baca juga: PTPN V salurkan 25 komputer di sekolah terpencil peringati Hardiknas

Baca juga: PTPN V raih laba terbaik sepanjang sejarah sebesar Rp1,3 triliun

Ruri berharap melalui program ini dapat membuka potensi mahasiswa yang tinggal di areal perkebunan unit usaha PTPN V dan selanjutnya muncul penulis-penulis handal dari berbagai pelosok Bumi Lancang Kuning.

"Kita semua ingin memberikan yang terbaik untuk generasi penerus di Riau. Dan melalui program ini, saya bermimpi akan muncul penulis-penulis hebat dari berbagai pelosok Riau," harapnya.

Sementara itu, Husni, salah satu mahasiswa penerima bantuan buku menyambut baik program literasi PTPN V. Ia menilai ketersediaan buku bacaan berkualitas diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan dari pengaruh buruk digitalisasi bagi mahasiswa di sekitar perkebunan.

"Kemudian, dengan adanya buku ini tentunya akan membuka wawasan baru bagi kita para mahasiswa di kawasan perkebunan, tentang pentingnya mengenal dan mempelajari sastra Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Sosiolog: Hari buku momentum dorong siswa gemar membaca

Baca juga: Jaringan Aktivis Nusantara: Literasi modal penting di era disrupsi

Baca juga: Gerakan Sembako Buku berbagi buku pada peringatan Hari Lahir Pancasila

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel