PTPN V tebar sejuta benih ikan di Riau geliatkan ekonomi saat pandemi

·Bacaan 2 menit

PT Perkebunan Nusantara V melakukan penebaran serentak satu juta benih ikan di sejumlah sungai di Provinsi Riau dalam upaya menggerakkan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Jatmiko K Santosa di Pekanbaru, Jumat, mengatakan penebaran benih ikan jenis air tawar tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan plat merah itu dalam pelestarian ekosistem sungai di Bumi Melayu ini.

"Ini upaya bersama untuk menjaga lingkungan di antaranya ekosistem sungai. Selain itu, penebaran bibit ikan ini juga merupakan langkah konkrit dalam mendukung serta meningkatkan ekonomi para nelayan yang berada di sekitar areal operasional perusahaan," kata Jatmiko.

Baca juga: Gubernur Riau semai 154.686 benih ikan baung di Sungai Indragiri

Satu juta bibit ikan air tawar seperti lele, patin, nila, dan ikan mas itu disebar oleh 12 manajemen Pabrik Kelapa Sawit PTPN V di sungai-sungai ataupun sumber air yang ada lingkungan sekitar areal operasional perusahaan, yang tersebar di enam kabupaten mulai dari Kampar, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu hingga Kuantan Singingi.

Sebagai anak perusahaan milik negara yang telah berdiri sejak 1996 silam, Jatmiko menuturkan PTPN V terus berusaha membawa kebaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama yang hidup berdampingan dengan perusahaan.

Penebaran bibit ikan ini sendiri, kata dia, merupakan kelanjutan program stimulus ekonomi yang diusung PTPN V selama pandemi COVID-19. Sebelumnya, dalam upaya memperkuat para nelayan di sekitar perusahaan beberapa waktu lalu, PTPN V mengawalinya dengan menyalurkan bantuan kepada sejumlah nelayan di Riau. Bantuan itu berupa modal usaha pengolahan ikan hasil tangkapan serta peralatan bagi para nelayan sungai.

"Kami berharap bisa terus memberikan kebaikan kepada masyarakat dan terutama nelayan agar tingkat ekonomi bisa lebih terangkat serta tumbuh bersama perusahaan," harapnya.

Baca juga: KKP pastikan benih ikan yang terdistribusi ke pembudidaya berkuaitas

Sungai dan Riau merupakan dua hal yang tak dapat dipisahkan. Ada empat besar sungai yang membelah Riau, yakni Sungai Kampar, Siak, Rokan, dan Indragiri. Peradaban yang terbentuk di provinsi tengah SwarnaDwipa atau julukan Sumatera tersebut muncul dan berkembang dari pinggiran sungai dan anak-anak sungai tersebut.

Untuk itu, Jatmiko mengatakan perusahaan yang ia pimpin memberikan perhatian terhadap eksistensi ekosistem sungai serta nelayan yang menggantungkan hidup dari sungai-sungai tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel