PTPN XI jalin sinergi Biofarma salurkan modal petani tebu Rp9 miliar

·Bacaan 1 menit

PTPN XI menjalin sinergi dengan PT Bio Farma (Persero) dalam menyalurkan modal pendanaan kepada 91 petani tebu Pabrik Gula (PG) Semboro dengan total sebesar Rp9 miliar.

"Bantuan pendanaan ini untuk petani tebu mitra dengan luas lahan 500 hektare. Peruntukannya untuk biaya garap tebu giling masa tanam tahun 2021/2022," kata General Manager PG Semboro, Fajar Lazuardi di Surabaya, Rabu.

Fajar mengatakan, bantuan ini merupakan kali keempat sinergi PTPN XI dengan Biofarma dalam program pendanaan petani tebu. Sebelumnya, Biofarma juga menyalurkan total sebesar Rp6 miliar di tahun 2020 untuk pembiayaan bagi 55 petani tebu.

Baca juga: PTPN XI gandeng BRI kembangkan aplikasi TebuChain

Sementara itu, Direktur PTPN XI, R Tulus Panduwidjaja mengatakan, sinergi ini merupakan bagian dari upaya BUMN mendukung ketahanan pangan, khususnya untuk pencapaian swasembada gula.

"Harapan kami, dengan bantuan modal ini kemampuan petani meningkat dan menjadi tangguh dan mandiri serta berpengaruh positif pada produktivitas tebu karena pemeliharaan kebun hingga pupuk terpenuhi," kata Tulus.

Tulus mengatakan, selain pemenuhan modal petani PTPN XI yang merupakan bagian dari PTPN Group juga membantu petani tebu dalam pemenuhan benih tebu berkualitas.

"Kami dengan Biofarma saat ini juga sedang melakukan survei lapang dengan program sama untuk petani tebu PH Wonolangan," katanya.

Baca juga: Erick Thohir janji petani tebu di Jatim akan dapat bibit berkualitas

Tulus menjelaskan, PTPN XI juga membantu memenuhi permintaan mitra petani untuk benih tebu berkualitas melalui Puslit PTPN XI seperti arahan Menteri BUMN.

"Kami memiliki warung tebu, yakni kebun tebu displai yang ditanami beberapa varietas tebu, sehingga petani bisa melihat sendiri keunggulan dan kesesuaian kebutuhan benih mereka," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel