Puan Maharani Minta Guru dan Siswa Sudah Divaksin Saat Gelar PTM Terbatas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, temuan banyaknya siswa sekolah yang terpapar Covid-19 saat PTM Terbatas, menujukkan masih belum siap menjalankan protokol kesehatan.

"Ternyata dari data yang ada di sekolah SD banyak murid yang terpapar. Artinya belum siap bagaimana menjaga protokol kesehatan," kata dia kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).

Puan meminta sebelum PTM Terbatas dimulai, sekolah memastikan tak hanya guru yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 melainkan juga para siswa.

"Karena tatap muka anak-anak sekolah sudah melaksanakan vaksin dua kali baru bisa masuk ke sekolah," kata dia.

Puan juga mengingatkan bahwa pembukaan sekolah hanya dapat dilakukan di wilayah zona hijau Covid-19.

"Zona hijau bisa dibuka PTM bertahap namun tentu saja melihat kondisi dan situasi yang ada. Jangan sampai kemudian terjadi peningkatan atau penambahan orang yang terpapar," kata dia.

Naiknya Mobilitas

Selain itu, Puan juga mengingatkan potensi naiknya mobilitas warga DKI Jakarta pada liburan akhir tahun, hal itu menurutnya juga berpengaruh pada peningkatan kasus Covid-19.

"Apalagi ya itu DKI menjelang Natal dan tahun baru biasanya banyak kegiatan walaupun situasi Covid ini tidak mungkin kita lakukan kegiatan saat normal. Nah ini yang harus tentu dijaga," kata Politikus PDIP ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel