Puan: Pemimpin Itu di Lapangan Bukan di Sosmed

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menekankan kriteria pemimpin ideal bagi PDI Perjuangan. Hal itu dia sampaikan saat memberikan arahan kepada para kader partai saat menghadiri acara HUT ke-48 PDI Perjuangan di kantor DPD PDIP Jateng, Panti Marhaen Semarang, Sabtu, 22 Mei 2021.

Menurut Puan, pemimpin harus dilihat oleh teman-teman seperjuangan dan turut turun bersama dengan para pendukungnya di lapangan.

"Pemimpin menurut saya, itu adalah pemimpin yang memang ada di lapangan dan bukan di sosmed," kata Puan Maharani di depan kader di acara HUT PDIP ke-48 di Semarang.

Puan melanjutkan, semua kader PDIP di Jateng diingatkan untuk berjuang secara riil. Apalagi jika kader tersebut saat ini menduduki jabatan sebagai pemimpin, maka perjuangan di lapangan sangat dibutuhkan.

"Sosmed memang diperlukan, namun dalam berjuang, jangan hanya berhenti di sosmed saja. Sosmed diperlukan, media perlu, tapi bukan itu saja. Harus nyata kerja di lapangan," ujar putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini.

Ia menegaskan, kader PDI Perjuangan yang terlihat diam bukan berarti tidak siap dalam menyambut kontestasi pemilu kedepan. Puan menegaskan kader PDI Perjuangan sangat siap, namun mereka mematuhi aturan partai yang mesti tegak lurus dengan perintah ketum.

"Kita diem-diem saja kaya ndak siap. Kita Siap! Hanya, kita itu partai yang tegak lurus pada aturan. Dan saya yakin bahwa bapak dan ibu ini pasti akan ikut pada arahan yang akan diputuskan pada saatnya nanti," tegasnya lagi.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto, beserta pengurus DPD PDIP Jateng lainnya, para anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, DPRD Jateng dan 35 kabupaten/kota di Jateng, serta para Kepala Daerah di Jateng dari PDI Perjuangan.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak tampak hadir karena sedang berada di Jakarta.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno