Puan Ungkap Bahaya Jika Bangsa Indonesia Tidak Bersatu

·Bacaan 2 menit

VIVA - Ketua DPR, Puan Maharani, mengingatkan bahwa para pendiri bangsa sejak awal sudah menekankan bahwa Indonesia bisa kuat, merdeka, sejahtera, jika semua elemen bangsanya yang berbeda-beda tetap bersatu (Bhinneka Tunggal Ika).

“Seperti kata Bung Karno, bahwa sejak awal kita ingin mendirikan suatu negara semua buat semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi semua buat semua. Kita mendirikan satu negara kebangsaan Indonesia,” kata cucu Sang Proklamator tersebut saat bertemu para mahasiswa di Manado, dikutip pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Oleh karena itu, Puan mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa, untuk terus bersatu dan memandang kebhinnekaan sebagai sumber energi besar bangsa. “Agar kita dapat dengan yakin melangkah maju, mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa,” kata Puan.

Dia mengatakan kebhinnekaan bangsa Indonesia harus menjadi sumber kekuatan untuk menciptakan persatuan, bukan malah menjadi sumber perpecahan. Menurutnya, persatuan tersebut harus diupayakan terus menerus sebagai energi bangsa untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“Kita tidak boleh berpikir bahwa persatuan Indonesia akan terus terjadi tanpa kita semua usahakan, tanpa kita pernah saling mengingatkan. Karena itu, saya mengajak kita semua, agar jangan pernah bosan berbicara tentang kebhinnekaan dan persatuan,” kata Puan.

Baca juga: Puan Pakai Busana Adat Bundo Kanduang, Masyarakat Minang Bangga

Puan menuturkan ketika bangsa Indonesia berhenti bicara tentang kebhinekaan, yang merupakan sumber kekuatan dalam persatuan bangsa Indonesia, di saat itulah tunas perpecahan mulai tumbuh.

Mantan Menteri PMK itu memberi contoh sederhana tentang kebhinekaan yang terjadi di kampus negeri yang menjadi tempat belajar putra-putri Indonesia dari banyak daerah tersebut.

“Kalian berasal dari banyak daerah. Berbeda-beda program studi yang diambil, tetapi kalian semua bagian dari keluarga besar almamater Universitas Sam Ratulangi. Itu juga bagian dari Bhinneka Tunggal Ika. Dan kebhinnekaan itu yang menjadi kekuatan kita,” tutur Puan.

Khusus kepada para wisudawan dan wisudawati Unsrat, Puan memberi ucapan selamat atas telah diwisudanya mereka.

“Selamat menempuh babak baru dalam hidup kalian. Teruslah cintai Indonesia dan membuat Indonesia bangga,” kata Puan disambut tepuk tangan dari para wisudawan dan wisudawati Unsrat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel