Puasnya Ketum KOBI One Pride Berjalan Lancar di Tengah Pandemi

Luzman Rifqi Karami, Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVAOne Pride Mixed Martial Arts telah mencapai puncaknya di 2020. Serangkaian dinamika terjadi lantaran munculnya pandemi virus corona COVID-19 yang membuat jadwal Fight Night terganggu.

Meski sempat tertunda, pada akhirnya One Pride tetap bisa berjalan dengan menyertakan protokol kesehatan. Fight Night 40 menjadi puncaknya sekaligus penutup tahun ini.

Kendati berjalan dengan sejumlah keterbatasan, Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Anindra Ardiansyah Bakrie, mengaku sangat puas melihat pertunjukan dari para petarung yang tetap tampil maksimal. Terlebih, tahun ini ditutup dengan duel spektakuler antara Angga dengan Hatoropan Simbolon.

"Alhamdulillah saya sangat senang dengan hasil yang sama-sama kita saksikan. Seluruh penampilan tahun ini ditutup dengan duel kelas ringan yang luar biasa," kata Ardi usai acara.

"Angga memberikan pertunjukan akhir tahun yang ditunggu-tunggu para pencinta One Pride. Dia memperlihatkan sebuah dominasi dan determinasi di panggung MMA," jelasnya.

Lebih lanjut, Ardi pun menyebut banyak hal yang perlu dievaluasi dari penyelenggaraan tahun ini di mana harus berjalan dengan protokol kesehatan. Namun, secara keseluruhan dia sangat puas dan akan menyiapkan kejutan di tahun depan.

"Evaluasi sangat banyak. Apalagi event ini berjalan dengan menerapkan protokol COVID-19. Dan bagaimana di tahun depan kami bisa meningkatkan kekurangan di tahun ini," ujar Ardi.

"Apapun itu, kami terus mendorong program pemerintah bagaimana hidup berdampingan dengan pandemi ini namun tetap bersama-sama membangkitkan industri agar ekonomi berjalan dan industri ini tetap berkembang. Besar harapan tahun depan kami bisa kembali lebih kuat dan lebih baik," tutur dia.