[PUISI] Senyum Sebatas Sobekan di Wajah

Yar Agoestian

Sebuah senyum yang tak lagi merekah
Padahal pagi tak pernah membagi asmara
Mengunci diri dalam ruang gelap gulita
Apakah dia sedang mati rasa?

Semua terasa hampa...
Kosong tanpa sandaran jiwa
Bergumam pada sesuatu yang pernah menjadi selimutnya
Kepada terang dia lupa dengan caranya bahagia

Sesuatu yang ingkar meninggalkan luka
Maka mencoba lupa adalah musibah
Sepasang mata hanya memintanya kembali
Agar senyum tak sebatas sobekan di wajah