Puja-puji Buat Lini Pertahanan Italia di Euro 2020 dan Ironi Spinazzola

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Italia memastikan tiket ke semifinal Euro 2020 setelah menang 2-1 atas Belgia pada babak perempat final yang digelar di Stadion Allianz Arena, Munchen, Sabtu (3/7/2021). Sejumlah pujian dilayangkan buat Timnas Italia yang diasuh Roberto Mancini.

Pada babak penyisihan grup, Italia menang atas Turki (3-0), Swiss (3-0), dan Wales (1-0). Sementara di babak 16 besar, meski harus melewati babak perpanjangan waktu, Italia menang 2-1 atas Austria.

Tim-tim tersebut secara kualitas berada di bawah Belgia. Menghadapi Belgia yang merupakan tim peringkat satu FIFA, Italia bertemu dengan lawan kelas berat dan mampu menang.

“Sejak hari pertama turnamen Italia sudah menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang siap untuk menjuarai turnamen ini,” ujar mantan striker Timnas Jerman, Jurgen Klinsmann.

Italia kini memiliki catatan tak terkalahkan dalam 32 laga terakhir. Mancini membawa timnya menang 13 kali berturut-turut dan hanya kebobolan 2 gol saat ini.

Duet bek veteran Giorgio Chiellini (36) dan Leonardo Bonucci (34) dianggap sebagai pemain paling penting di sentral pertahanan yang membuat Italia tampil begitu tangguh. Saat mengalahkan Belgia, lini pertahanan Italia sempat dibombardir selama 15 menit terakhir pertandingan. Namun mereka tak kebobolan.

“Pemain Italia memakai segala yang mereka miliki untuk bertahan, termasuk pengalaman mereka. Dua pemain veteran di pertahanan Italia itu bermain sungguh brilian,” puji Alan Shearer, eks striker Timnas Inggris.

Mancini memang mengakui timnya tertekan lawan Belgia di 10 menit akhir laga. “Kami menderita di 10 menit terakhir karena pemain sangat kelelahan,” ujar sang pelatih.

Tanpa Spinazzola

Leonardo Spinazzola terpaksa harus ditandu keluar lapangan saat Italia melawan Belgia (AFP)
Leonardo Spinazzola terpaksa harus ditandu keluar lapangan saat Italia melawan Belgia (AFP)

Sayangnya saat meladeni Spanyol di babak semifinal, Rabu (7/7/2021), Italia akan kehilangan Leonardo Spinazzola karena mengalami cedera tendon achilles di laga lawan Belgia. Pemain berusia 28 tahun ini sudah meninggalkan tim dan diperkirakan perlu waktu empat bulan untuk penyembuhan.

Masih ada Emerson Palmieri yang bisa bermain di posisi bek kiri. Namun kehilangan Spinazzola tetap menjadi kerugian. Pemain asal AS Roma itu sebelumnya sempat terpilih menjadi man of the match sebanyak dua kali.

“Dia bermain sangat baik sepanjang turnamen. Salah satu pemain terbaik di Euro 2020,” kata Mancini.

“Kehilangan yang sangat besar buat Italia. Spinazzola merupakan salah satu pemain favorit saya di turnamen ini. Sulit untuk mencari pengganti yang sepadan,” tutur Chris Sutton, tandem sehati Alan Shearer ketika Blackburn Rovers menjuarai Liga Inggris musim 1994-1995.

Sebelum Spinazzola cedera, Italia telah lebih dulu kehilangan bek kanan Alessandro Florenzi di laga pertama lawan Turki. Bek kanan asal PSG itu kemudian absen di sepanjang turnamen dan digantikan oleh Giovanni Di Lorenzo yang ternyata juga bermain cukup apik.

Tanpa kehadiran dua pemain inti di posisi bek sayap, tugas Chiellini dan Bonucci tentu bakal berat. Apalagi jika mengingat usia mereka yang sudah veteran. Namun Timnas Italia punya skuad yang secara kualitas tak jauh beda antara pemain starter dan pelapis.

“Jalan kami masih panjang. Masih ada dua pertandingan lagi,” tegas Mancini.

Sumber: Bbc

Saksikan Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel