Pulang ke Rumah Setelah Isolasi, Putri Donna Agnesia Tak Sabar Ingin Memeluk

·Bacaan 1 menit
Presenter berusia 42 tahun itu kembali ke rumah pada Selasa (02/02). Meski sudah ketemu keluarga, Donna masih menjaga jarak. Untuk memastikan lagi benar-benar bebas virus. (Instagram/dagnesia)
Presenter berusia 42 tahun itu kembali ke rumah pada Selasa (02/02). Meski sudah ketemu keluarga, Donna masih menjaga jarak. Untuk memastikan lagi benar-benar bebas virus. (Instagram/dagnesia)

Presenter berusia 42 tahun itu kembali ke rumah pada Selasa (02/02). Meski sudah ketemu keluarga, Donna masih menjaga jarak. Untuk memastikan lagi benar-benar bebas virus. (Instagram/dagnesia)

Pada 3 Februari, presenter olahraga itu mendatangi dokter spesialis paru untuk mengecek kondisinya apakah sudah benar-benar bebas dari virus yang menyebar ke seluruh dunia tersebut. (Instagram/dagnesia)
Pada 3 Februari, presenter olahraga itu mendatangi dokter spesialis paru untuk mengecek kondisinya apakah sudah benar-benar bebas dari virus yang menyebar ke seluruh dunia tersebut. (Instagram/dagnesia)

Pada 3 Februari, presenter olahraga itu mendatangi dokter spesialis paru untuk mengecek kondisinya apakah sudah benar-benar bebas dari virus yang menyebar ke seluruh dunia tersebut. (Instagram/dagnesia)

Perempuan tiga orang anak itu bersyukur karena kondisi paru-parunya baik, tidak ada bercak sama sekali. Keesokan harinya, Kamis (4/2) ia membagikan potret memeluk putrinya yang sudah begitu kangen ingin memeluk mamanya. (Instagram/dagnesia)
Perempuan tiga orang anak itu bersyukur karena kondisi paru-parunya baik, tidak ada bercak sama sekali. Keesokan harinya, Kamis (4/2) ia membagikan potret memeluk putrinya yang sudah begitu kangen ingin memeluk mamanya. (Instagram/dagnesia)

Perempuan tiga orang anak itu bersyukur karena kondisi paru-parunya baik, tidak ada bercak sama sekali. Keesokan harinya, Kamis (4/2) ia membagikan potret memeluk putrinya yang sudah begitu kangen ingin memeluk mamanya. (Instagram/dagnesia)

Donna Agnesia juga menceritakan, selama menjalani isolasi mandiri terpisah dengan anak-anak dan suami, putrinya Sabrina selalu video call karena kangen. Selain itu, putrinya makin rajin berdoa. Bahkan, lebih lama berdoa dari biasanya ketika berdoa untuk kesembuhan mamanya.
Donna Agnesia juga menceritakan, selama menjalani isolasi mandiri terpisah dengan anak-anak dan suami, putrinya Sabrina selalu video call karena kangen. Selain itu, putrinya makin rajin berdoa. Bahkan, lebih lama berdoa dari biasanya ketika berdoa untuk kesembuhan mamanya.

Donna Agnesia juga menceritakan, selama menjalani isolasi mandiri terpisah dengan anak-anak dan suami, putrinya Sabrina selalu video call karena kangen. Selain itu, putrinya makin rajin berdoa. Bahkan, lebih lama berdoa dari biasanya ketika berdoa untuk kesembuhan mamanya.