Pulih dari Patah Tulang Tengkorak, Raul Jimenez: Itu Keajaiban

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemain Wolverhampton Wanderers Raul Jimenez berbicara soal patah tulang tengkorak yang sempat dialaminya tahun lalu usai kembali ke lapangan hijau. Pesepak bola asal Meksiko ini mengatakan bahwa kembalinya ia ke lapangan merupakan keajaiban.

Pasalnya, patah tulang tengkorak bisa saja membahayakan hidup sang pemain. Melansir Goal.com, Jimenez mengalami benturan kepala dengan bek Arsenal David Luiz pada November lalu. Hal ini membuat tengkoraknya retak sehingga harus tinggal di rumah sakit selama 10 hari.

Ketika membahas soal operasi darurat yang dijalaninya pasca cedera, Jiminex mengungkapkan bahwa tulang tengkoraknya patah dan terdapat sedikit pendarahan di otak.

“(Ada) patah tulang tengkorak, tulang patah dan terdapat sedikit pendarahan di dalam otak saya. Hal itu menekan otak saya ke dalam sehingga operasi harus segera dilakukan. Ini adalah pekerjaan hebat yang dilakukan oleh para dokter,” ujarnya seperti dilansir dari Goal.com.

Meski demikian, Jimenez sukses melakukan comeback pada akhir pekan lalu dengan bermain selama 90 menit pada laga Wolverhampton vs Leicester di pembukaan Liga Premier. Sayangnya, Wolves harus menelan kekalahan 0–1 atas Leicester City.

Keajaiban

Raul Jimenez membutuhkan waktu yang lama untuk pulih setelah cedera retak tulang tengkorak akibat benturan keras dengan David Luiz musim lalu. Pada laga perdana Wolverhampton musim ini, ia mampu tampil gemilang walaupun dikalahkan oleh Leicester City. (Foto: AFP/Pool/Geoff Caddick)
Raul Jimenez membutuhkan waktu yang lama untuk pulih setelah cedera retak tulang tengkorak akibat benturan keras dengan David Luiz musim lalu. Pada laga perdana Wolverhampton musim ini, ia mampu tampil gemilang walaupun dikalahkan oleh Leicester City. (Foto: AFP/Pool/Geoff Caddick)

“Sejak awal, (para dokter) memberi tahu saya risiko-risiko (yang mungkin terjadi). Karena mereka adalah dokter, mereka harus mengatakan yang sebenarnya dan Anda harus menerimanya,” ujar Jimenez melanjutkan.

“Patah tulang tengkorak membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari yang kita semua harapkan untuk pulih, tetapi merupakan keajaiban untuk berada di sini,” tuturnya.

Tak Memiliki Ingatan

Striker Wolverhampton Wanderers Raul Jimenez, saat melakukan tendangan penalti ke gawang Olympiacos pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2019/2020 di Molineux Stadium, Jumat (7/8/2020) dini hari WIB. Wolverhampton menang 1-0 atas Olympiacos. (AFP/Lindsey Parnaby)
Striker Wolverhampton Wanderers Raul Jimenez, saat melakukan tendangan penalti ke gawang Olympiacos pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2019/2020 di Molineux Stadium, Jumat (7/8/2020) dini hari WIB. Wolverhampton menang 1-0 atas Olympiacos. (AFP/Lindsey Parnaby)

Meski demikian, Jimines mengaku tak memiliki ingatan soal benturan yang dialami bersama Luiz. Ia mengungkapkan, dirinya ingat momen tiba di stadion, meninggalkan barang-barang di ruang ganti, pergi bersama rekan-rekan setim untuk mengecek lapangan, dan kembali ke ruang ganti. Akan tetapi, setelahnya gelap–seperti mati lampu.

“Saya tidak ingat apa-apa lagi. Saya dapat mengingat ketika pertama kali bangun di rumah sakit dan beberapa hal lain dari rumah sakit, tetapi tak ada yang benar-benar jelas,” papar pemain berusia 30 tahun tersebut.

Meski para dokter sempat memberi tahu bahwa Jimenez mungkin tak bisa kembali bermain lagi, sang pesepak bola bersikeras dirinya akan mampu kembali ke lapangan hijau.

“Saya tidak pernah berpikir untuk memgakhiri karier saya atau berhenti bermain. Ada peluang untuk itu, tetapi saya selalu percaya diri bahwa saya akan kembali.”

Langkah Selanjutnya

Setelah sukses kembali bermain di lapangan, langkah selanjutnya bagi Jimenez adalah mengembalikan performa untuk mencetak gol. Sebelumnya, Jiminex berhasil mencetak 13 gol di Liga Premier musim 2018/19. Ia lantas meningkatkan prestasinya pada musim 2019/20 dengan mencetak 17 gol.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel