Pulsa Hasil Bobol Server Telkomsel Dijual Lewat Internet

Laporan wartawan tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejahatan di dunia maya memang membutuhkan keahlian dalam bidang IT. Tujuh tersangka pembobol server Telkomsel yang mampu mencuri pulsa elektrik memang kesehariannya terbiasa membajak server-server penting.

Kelompok ini bekomplot tanpa harus bertatap muka dan dalam melakukan aksi kejahatan cukup dengan memanfaatkan kecanggihan komunikasi saat ini.

“Mereka bekerja di bidang swasta dan ada yang sebagai hacker,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Jumat (13/1/2012).

Setelah berhasil membobol server Telkomsel dan mengalihkan pulsa yang belum dijual Telkomsel, pelaku memanfaatkan sebuah situs untuk menawarkan pulsa yang dijualnya. Mungkin anda pernah melihat penawaran-penawaran berbisnis pulsa di sebuah situs forum internet. Bisa jadi satu diantaranya penawaran tersebut diposting komplotan ini.

Munurut Saud, komplotan ini tersebar, bukan hanya di Jakarta saja, tetapi ada juga yang tinggal di beberapa daerah pinggiran Jakarta untuk menjual hasil kejahatannya.

“Mereka ada yang ditangkap di Depok, Bekasi, Jakarta, Bandara, dan yang terakhir di Bandung,” ujarnya.
Kejahatan ini terungkap saat Telkomsel melakukan audit keuangan. Setelah dilihat ternyata ada ketimpangan antara pulsa yang hilang dengan uang yang diterima, kemudian pihak Telkomsel pun melaporkan kejadian tersebut ke Mabes Polri.

Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya tim cyber crime Bareskrim Polri mampu mengungkap komplotan kejahatan di dunia maya tersebut. Tujuh orang diamankan terkait kasus tersebut.

Ke tujuh tersangka tersebut memiliki tugas masing-masing, FA bertugas sebagai bobol server, AH berperan membantu FA membobol server dan melakukan pencurian pulsa yang dijual kepada langganan, MS membantu FA menjebol server dan yang menyiapkan script untuk fasilitasi pencurian pulsa.

SP membantu melakukan penjebolan server, menyiapkan script, mencuri dan menjual pulsa, DY berperan sebagai penjebol server, mencuri dan menjual pulsa, IA berperan memasarkan pulsa, dan LK membantu AH menjual pulsa, menerima dan menyimpan uang hasil penjualan pulsa elektrik masuk ke rekening.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, empat CPU, empat Laptop, enam flash disk, dua eksternal hard disk, satu Modem, satu token BCA, satu buku tabungan syariah mandiri, satu buku tabungan Bank Mandiri, empat tabungan BCA, satu buah ATM BCA.

Satu bundel kwintansi pembayaran, dua buah sertifikat tanah, dua hand phone, dua kendaraan roda empat, dua kendaraan roda dua, dua sim card katu AS, dan 20 simcard berbagai jenis milik para tersangka.

Kini ketujuh tersangka tersebut berada di tahanan Mabes Polri, penyidik masih terus menelusuri pelaku lain yang terlibat dalam kasus pencurian pulsa Telkomsel ini.

Server Telkomsel Bobol
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.