Puluhan anak disabilitas di Surabaya ikuti lomba HUT ke-77 RI

Puluhan anak disabilitas di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kalijudan dan UPTD Kampung Anak Negeri, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu, mengikuti lomba dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, sebelum kegiatan perlombaan, anak-anak tersebut mengikuti upacara peringatan HUT ke-77 RI.

"Seru dan antusias sekali anak-anak ini. Semula menyanyikan apa, sampai lagunya menjadi apa. Bahkan, sempat menyanyikan takbiran juga. Apapun itu kita harus mengapresiasi, karena mereka adalah anak-anak kita," kata dia.

Setelah kegiatan lomba, lanjut dia, para peserta lomba akan mengikuti gelaran makan bersama di UPTD Liponsos Kalijudan Surabaya. Melalui kegiatan tersebut, Anna menjelaskan, anak-anak di UPTD Liponsos Kalijudan dan UPTD Kampung Anak Negeri Kota Surabaya mendapat hak dan kesempatan yang sama untuk merayakan HUT ke-77 RI.

Menurut Anna, lomba hari ini adalah sesi terakhir, karena sebelumnya sudah digelar berbagai kegiatan lomba seperti, balap karung, makan kerupuk, tadi makan biskuit yang ditempelkan di wajah, balap karung, hingga lomba joget.

Baca juga: Penyandang disabilitas jadi tamu khusus upacara penurunan bendera
Baca juga: Aktris Vanesha Prescilla ajak masyarakat peduli disabilitas

Sedangkan untuk para peserta yang mengikuti kegiatan upacara dan perlombaan kali ini, adalah para staf dan 60 anak-anak penghuni UPTD Kalijudan, serta 35 UPTD Kampung Anak Negeri Kota Surabaya.

"Staf hanya membantu dan menjadi penggembira saja. Kalau anak-anak, semua penghuni, hanya minus yang menggunakan alat bantu seperti kursi roda. Hal yang terbaik saat ini adalah rasa nasionalis yang kami tumbuhkan untuk anak-anak," ujar dia.

Di sisi lain, kata dia, Dinsos Surabaya juga menggelar kegiatan Pekan Holiday yakni, melakukan agenda liburan bersama-sama, seperti berlibur di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Tugu Pahlawan, menikmati Wisata Air Perahu Kalimas, hingga menggelar makan bersama di gerai makanan di pusat perbelanjaan.

"Supaya ada suasana berbeda dan tentunya bisa membuat anak-anak ini bahagia. Jadi, mereka tidak bosan, karena kami terus melakukan inovasi," ujar dia.

Baca juga: Komunitas difabel di Kota Malang gelar lomba peringati HUT Ke-77 RI

Baca juga: 100 anak difabel ikuti lomba cuci tangan pakai sabun