Puluhan Anggota TNI Kodim Agam Sempat Datangi Mapolres Bukittinggi

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan anggota klub Motor Gede (Moge) pimpinan Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago terhadap dua Anggota Intel TNI AD dari satuan Kodim 0304/Agam Bukittinggi, Serda Mastari dan Serda Yusuf hampir saja berbuntut panjang.

Akibat pengeroyokan dua Anggota TNI AD itu, puluhan teman-teman korban yang merupakan prajurit TNI AD dari Kodim 0304/Agam yang tidak terima atas arogansi puluhan klub Moge Harley Davidson pada hari Jum'at malam, 30 Oktober 2020 sempat mendatangi Mapolres Bukittinggi.

Mereka meminta agar Polres Bukittinggi untuk memproses tindakan penganiayaan yang dilakukan para pecinta moge Harley Davidson itu sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Tapi kedatangan mereka tidak untuk merusak kantor Mapolres, melainkan mereka datang untuk melaporkan secara resmi atas sikap arogansi anggota club Moge Harley Davidson Long Way Up Sumatera Island itu kepada Serda Mistari dan Serda Yusuf yang menjadi korban pengeroyokan di Jalan Dr.Hamka, Kota Bukittinggi.

"Sekitar pukul 20.25 WIB anggota kodim sekitar 50 orang mendatangi Polres Bukittinggi karna rombongan motor Harley Davidson dibawah pimpinan Letjen Djamari Chaniago (Purnawirawan TNI) melakukan silaturahmi kepada Kapolres Bukittinggi (AKBP Dodi Prawiranegara Sik.MH)," tulis laporan yang diterima VIVA Militer, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian Dandim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi langsung mendatangi Polres Bukittinggi di Jalan Jenderal Sudirman, Bukittinggi, didampingi Dansub Denpom 1/4 Bukittinggi.

Dandim 0304/Agam kemudian mendapatkan perintah langsung dari Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah untuk melaporkan secara resmi insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh gerombolan komunitas Moge itu terhadap dua orang anak buahnya ke Polres Bukittinggi.

"Kemudian, pada pukul 21.45 WIB dua orang anggota Kodim 0304/ Agam melaporkan ke sentra pelayanan Kepolisian Polres Bukittinggi di jalan JL. Jend Sudirman No. 23 Kota Bukittinggi, didampingi Dansub Denpom 1-4 Bukittinggi," ujarnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Dandim 0304/Agam dan Dansub Denpom 1/4 Bukittinggi pun tetap berada di Mapolres Bukittinggi hingga proses pemeriksaan selesai, dan puluhan anggota TNI AD Kodim O304 Agam kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga : Ternyata Club Moge Pengeroyok 2 Anggota TNI Dipimpin Seorang Jenderal